LINGGA – Para pembudidaya udang di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, tampak antusias mengikuti kegiatan penyuluhan yang digelar oleh Program Studi Budidaya Perairan (BDP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut, mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara mengelola limbah tambak udang secara efisien menggunakan metode Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sederhana.
Kegiatan yang berlangsung pada 24 Oktober 2025 ini dipimpin oleh Jannesa Nasmi, S.Pi., M.Si., bersama tim dosen dan mahasiswa Prodi BDP. Melalui program ini, UMRAH berupaya memberikan solusi praktis kepada para pembudidaya agar kegiatan budidaya udang dapat dilakukan secara ramah lingkungan tanpa mengabaikan produktivitas.
Dalam penyuluhan, tim PKM menjelaskan langkah-langkah penerapan IPAL sederhana yang bisa dibuat dengan bahan mudah didapat serta biaya terjangkau. Metode ini dinilai efektif menjaga kualitas air, mengurangi pencemaran, dan meningkatkan hasil panen.
“IPAL sederhana ini merupakan salah satu cara untuk memastikan aktivitas budidaya tetap berjalan berkelanjutan dan tidak mencemari lingkungan sekitar tambak,” ujar Jannesa Nasmi, kepada Sijori Keri, Senin (3/11/2025).
Selain pemaparan materi, tim juga menggelar sesi demonstrasi teknis dan diskusi interaktif agar para pembudidaya benar-benar memahami konsep pengolahan limbah yang diperkenalkan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat pesisir sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Jannesa menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen UMRAH dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi pembudidaya dalam menerapkan sistem pengelolaan limbah yang efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UMRAH semakin menegaskan perannya sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat pesisir, dengan mendorong praktik budidaya yang ramah lingkungan serta berorientasi pada keberlanjutan ekonomi lokal. ***














