TANJUNGPINANG – Pemilihan Raya (Pemira) FISIP UMRAH 2025 resmi menetapkan pasangan Andika–Dinda sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UMRAH. Pasangan ini unggul meyakinkan setelah meraih 621 suara, meninggalkan pesaingnya, pasangan Resma–Arsy, yang memperoleh 386 suara.
Kemenangan Andika–Dinda disambut antusias oleh para pendukung yang sejak awal percaya bahwa pasangan tersebut membawa gagasan segar untuk organisasi mahasiswa. Pencapaian mereka sekaligus menjadi bagian dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam Pemira tahun ini.
Dalam keterangannya usai pengumuman hasil pemungutan suara, Andika menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan hanya milik mereka berdua, tetapi milik seluruh mahasiswa FISIP UMRAH.
“Kemenangan ini milik mahasiswa,” ungkap Andika, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan mengedepankan kepentingan bersama.
Suasana Pemira yang berlangsung dinamis menunjukkan bahwa mahasiswa FISIP semakin peduli terhadap arah kepemimpinan organisasi. Dukungan yang mengalir kepada kedua pasangan kandidat memperlihatkan bahwa kontestasi berjalan kompetitif namun tetap kondusif.
Panitia Pemira menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa yang tinggi, termasuk partisipasi aktif dalam proses pemungutan suara hingga penghitungan. Dengan selesainya tahapan Pemira, FISIP UMRAH kini bersiap memasuki masa transisi kepemimpinan menuju periode berikutnya.
Kemenangan Andika–Dinda diharapkan menjadi awal baru bagi penguatan organisasi mahasiswa serta peningkatan kegiatan kemahasiswaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ***














