GESER UNTUK BACA BERITA
MANDARIN

Sejarah 12 Shio dalam Kalender Tionghoa dan Asal-Usulnya

×

Sejarah 12 Shio dalam Kalender Tionghoa dan Asal-Usulnya

Sebarkan artikel ini
Sejarah 12 Shio dalam Kalender Tionghoa dan Asal-Usulnya
Sejarah 12 Shio dalam Kalender Tionghoa dan Asal-Usulnya. (Foto : PNG TREE)

SIJORI KEPRI – Sejarah 12 shio dalam kalender Tionghoa menjadi salah satu bagian penting dalam tradisi perayaan Imlek. Sistem penanggalan ini telah digunakan selama ribuan tahun dan masih dipercaya hingga kini oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia.

Shio bukan sekadar simbol hewan, tetapi memiliki filosofi mendalam yang berkaitan dengan karakter, siklus waktu, serta unsur alam dalam budaya Tiongkok kuno.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Untuk memahami arti Shio Kuda 2026 maupun makna Tahun Kuda Api 2026, penting mengetahui terlebih dahulu bagaimana asal-usul 12 shio terbentuk dalam kalender Tionghoa.

Apa Itu 12 Shio?

Shio adalah sistem zodiak Tionghoa yang terdiri dari 12 hewan yang mewakili siklus 12 tahun. Setiap tahun dalam kalender lunar diwakili oleh satu hewan dengan karakter tertentu.

Berikut urutan lengkap 12 shio:

  1. Tikus
  2. Kerbau
  3. Macan
  4. Kelinci
  5. Naga
  6. Ular
  7. Kuda
  8. Kambing
  9. Monyet
  10. Ayam
  11. Anjing
  12. Babi

Siklus ini berulang setiap 12 tahun dan dipadukan dengan lima unsur alam (kayu, api, tanah, logam, air) sehingga membentuk siklus 60 tahunan.

Legenda Asal-Usul 12 Shio

Menurut legenda populer dalam budaya Tiongkok, asal-usul 12 shio bermula dari perlombaan yang diadakan Kaisar Langit (atau dalam versi lain, Buddha).

Dalam kisah tersebut, semua hewan dipanggil untuk mengikuti lomba menyeberangi sungai. Dua belas hewan pertama yang tiba akan dijadikan simbol tahun dalam kalender.

Tikus menjadi pemenang pertama karena kecerdasannya. Ia menumpang di punggung Kerbau dan melompat lebih dulu saat hampir mencapai garis akhir. Kerbau pun harus puas di posisi kedua.

Kuda sebenarnya berlari cepat dan hampir tiba lebih dulu, namun dikagetkan oleh Ular yang tiba-tiba muncul dari balik tubuhnya, sehingga Ular finis lebih dulu sebelum Kuda.

Legenda ini tidak hanya menjadi cerita rakyat, tetapi juga sarat makna filosofis tentang kecerdikan, kerja keras, keberanian, dan strategi.

Filosofi di Balik 12 Shio

Setiap hewan dalam shio bukan dipilih secara acak. Masing-masing mewakili karakter dan sifat manusia.

Contohnya:

  • Tikus melambangkan kecerdikan
  • Kerbau melambangkan kerja keras
  • Macan melambangkan keberanian
  • Naga melambangkan kekuatan dan keberuntungan
  • Kuda melambangkan energi dan kebebasan

Makna simbolik ini berkembang menjadi bagian dari budaya yang dipercaya dapat menggambarkan karakter seseorang berdasarkan tahun kelahirannya.

Kombinasi 12 Shio dan Lima Unsur

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100