Menkopolhukam dan Mendagri Pimpin “RAKOR PENGENDALIAN PENGELOLAAN PERBATASAN NEGARA”

oleh
Menkopolhukam dan Mendagri Pimpin "RAKOR PENGENDALIAN PENGELOLAAN PERBATASAN NEGARA" 1
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, bersalaman dengan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo. (Foto : Humpro Kepri)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

JAKARTA (SK) — Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara, yang dipimpin secara langsung oleh Menko Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Menteri Dalam Negeri Mendagri) Tjahyo Kumolo, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, (21/09/2016).

Pada Rakor dengan tema Melalui Rakor Pengendalian Kita Wujudkan Batas Wilayah Negara dan Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan, hadir juga dalam pertemuan itu Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Sandjojo, serta Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

Melalu i Rakor ini, Nurdin, berharap, koordinasi dan sinergi dengan Kementerian Lembaga dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan Kepri. Bagi Gubernur, pembangunan infrastruktur di pulau-pulau terdepan di Kepri sangat penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepri memiliki 19 pulau, tutur Nurdin, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Sebagian diantaranya berpenghuni. Infrastruktur yang dibangun di Pulau terdepan, seperti pelabuhan, akan membuka akses untuk arus barang, uang dan orang.

“Infrastruktur akan membuka akses ekonomi,” ujar Nurdin.

Nurdin yakin, itu semua akan membawa peningkatan pertumbuhan ekonomi Kepri. Jika tiap Daerah aksesnya sudah baik, Nurdin, ingin pemerataan kesejahteraan ada ditiap pulau-pulau di Kepri.

“Dengan merata, kita ingin semua masyarakat Kepri menikmati,” menikmati.

Soal membangun dari pinggiran, juga ditegaskan Wiranto. Menurut Wiranto, dengan membangun dari pinggiran atau perbatasan, semua ini bisa menjawab cita-cita bangsa. Pertahanan dan keamanan akan lebih kuat.

“Pembangunan akan lebih bagus, ada infrastruktur di sana. Kalau pembangunan terpadu, maka pemerataan kesejahteraan mulai muncul,” ucap Wiranto.

Untuk pembangunan perbatasan, Wiranto menyebutkan, kebijakan Pemerintah sudah pada jalur yang benar. Karena itu, Wiranto menegaskan, perlu keterpaduan, sinergi dan kebersamaan diantara kementerian lembaga dan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Tjahyo Kumolo, menambahkan, fokus diperbatasan tidak hanya mempercepat pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan, tetapi ada faktor pertahanan dan keamanan yang tidak terpisahkan.

Karena itu, Tjahyo Kumolo, ingin pembangunan perbatasan perlu keterpaduan dan kebersamaan.

“Tahun 2017, wajah perbatasan kita harus 1000 persen lebih baik dari negara tetangga,” tegas Tjahyo. (SK-DY/R)

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...