TANJUNGPINANG β Di balik pembangunan Sekolah Rakyat yang mulai dipersiapkan di Kepulauan Riau, terdapat tujuan besar yang ingin dicapai, yakni memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pesan itu menjadi penekanan utama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 15 Juni 2026.
Menurut Ansar, pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Karena itu, program Sekolah Rakyat dinilai memiliki arti penting dalam membangun masa depan generasi muda yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
βAnak-anak yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat adalah anak-anak kita yang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, kita harus memastikan program ini berjalan dengan baik agar mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,β ujar Ansar.
Ia menilai program tersebut tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik sekolah, tetapi juga tentang upaya membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Secara tidak langsung, Ansar menegaskan bahwa investasi di sektor pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pun berkomitmen mendukung seluruh tahapan pembangunan agar program tersebut dapat berjalan sesuai target.
Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berharap semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan berkualitas dan memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik. ***














