Dirinya berharap, sekiranya pemerintah bisa memperhatikan nasib para petani kelapa di Natuna, dengan cara mencari investor yang mau menanamkan modalnya untuk membuat pabrik pengolahan kelapa, sehingga dengan demikian para petani kelapa tidak susah untuk menjual kelapanya, karena selama ini para petani kelapa menjual kelapanya ke Tanjungpinang yang notabenenya memerlukan biaya yang sangat besar.
Haidir juga berharap adanya bantuan modal dari pemerintah, karena selama ini para penampung/pengepul kelapa kekurangan modal untuk menampung kelapa dari para petani.
“Dengan adanya bantuan modal, pengepul dapat mengembangkan usahanya. Dengan demikian perekonomian masyarakat Natuna, Desa Tanjung khususnya, dapat meningkat, sehingga kehidupan masyarakat dapat lebih sejahtera,” tuturnya. (Nard)








