SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Hok Heng, warga Batam yang menjadi salah seorang pengurus PAN, mengatakan, bahwa partai yang saat dini digelutinya bukanlah partai yang berbasis agama, tapi nasional.
Ia mengungkapkan, selama ini orang mengnggap PAN itu terkesan berbasis agama tertentu, namun ternyata ia diterima dengan tangan terbuka.
“Mungkin orang melihat ini partai agamis, tapi saya melihat sendiri, ada Nasionalis yang ditunjukkan partai ini, makanya saya tertarik bergabung, dan dipercayakan untuk menempati satu jabatan posisi di Partai ini,” ungkapnya, di Lobby Hotel CK Tanjungpinang, usai acara pembukaan Rakerwil PAN 2017, di Ballroom Hotel CK, Tanjungpinang, Sabtu, (25/11/2017).
Suami dari Susi itu adalah satu-satunya dari Etnis Tionghoa dari PAN Kota Batam. Berangkat dari pengusaha ia menganggap politik juga merupakan salah satu cara untuk dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Menurutnya, kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dari pengusaha akan lebih optimal bila bergabung di politik dan bersentuhan dengan pemerintah.
“Saya sebenarnya adalah pengusaha, dan tertarik terjun ke politik, karena kemauan saya sendiri,” ujar ayah, 3 (tiga) anak itu.
Ia menambahkan, tertarik masuk di PAN bukanlah karena ajakan maupun disuruh seseorang, melainkan atas kemauannya sendiri. Ada beberapa Partai yang mengajaknya bergabung, tapi ditolaknya.
Beliau juga mengatakan bahwa, optimisnya beliau akan turut meramaikan pesta demokrasi kelak, yakni akan menjadi caleg dari PAN, karena mendapat dukungan. Kalau tidak dapat dukungan, lanjutnya, buat apa ia menawar-nawarkan diri.
“Terpilih atau tidak nantinya di 2019, itu sudah konsekwensi. Namun saya akan tetap aktif di partai ini (PAN, red),” ujarnya, mengakhiri. (SK-PS/C)













