TANJUNG PINANG

Rumah Sakit Daerah Perlu Peningkatan Status

×

Rumah Sakit Daerah Perlu Peningkatan Status

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Kepri dapil Bintan Lingga, Hanafi Ekra. (Foto : R Rich)
Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Bintan Lingga Hanafi Ekra saat menjenguk pasien. (Foto : Ist)

Tanjung Pinang – Kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai di daerah menimbulkan banyaknya keluhan dan curhat masyarakat, yakni pasien dan keluarga pasien di daerah-daerah yang jauh dari Tanjung Pinang dan Batam.

Terkait banyaknya keluhan tersebut, mendapat perhatian langsung dari Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Kepri dapil Bintan Lingga, Hanafi Ekra, dan ia membenarkan permasalahan tersebut sudah berlangsung lama.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Hanafi mengatakan, dalam pekan ini saja ada beberapa warga Lingga yang meninggal saat berobat atau dirawat di Tanjung Pinang, dan jika hendak dipulangkan tentunya butuh biaya besar.

“Hampir setiap hari ada warga di pulau-pulau lain, seperti Natuna, Anambas, termasuk Lingga, yang masih sangat tergantung pada Rumah Sakit yang ada di Tanjung Pinang dan Batam,” katanya, di Bintan Center, Tanjung Pinang, Senin, 10 Juli 2023.

Kedepannya, kata Hanafi, Dinas Kesehatan harus punya perencanaan pembangunan fasilitas sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten-Kabupaten kita yang terdiri dari pulau-pulau.

“Supaya angka rujukan dari rumah sakit-rumah sakit yang ada di daerah menjadi rendah,” ujar Hanafi.

Saat rujukan, lanjut Hanafi, yang dibutuhkan pasien itu bukan hanya berobat saja, akan tetapi ada juga biaya-biaya lain yang mesti dikeluarkan, seperti transportasi dan biaya yang tak terduga lainnya.

“Belum lagi kalau ada yang meninggal, tentu juga dibutuhkan biaya untuk membawa pulang jenazah. Dan itu biayanya sangat besar,” ungkap politisi PKS ini.

Sebagai anggota komisi 4 di DPRD Kepri, Hanafi berharap mudah-mudahan nanti 10 % biaya kesehatan kita itu juga bisa dipikirkan bagaimana membantu fasilitas di rumah sakit-rumah sakit yang ada di daerah.

“Seperti di Dabo, Natuna dan Anambas, sehingga meningkat statusnya, dengan tambahan fasilitas dan peralatan yang memadai untuk penyakit-penyakit yang hari ini dirasakan oleh banyak pasien di daerah-daerah yang dirujuk ke Tanjung Pinang dan Batam,” pungkasnya. ***

(Red)