TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura terus memperkuat dukungan di sektor pendidikan. Salah satu program yang langsung menyentuh masyarakat adalah bantuan seragam sekolah gratis bagi puluhan ribu pelajar di Kepri.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan, program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban orang tua sekaligus memastikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh siswa.
“Pada tahun 2025, Pemprov Kepri menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada sekitar 39 ribu siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB. Program tersebut didukung alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar,” ujar Ansar, Sabtu (21/2/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui masing-masing sekolah pada periode September hingga Oktober 2025. Langkah ini disambut positif karena dinilai membantu kebutuhan dasar siswa di awal tahun ajaran.
Selain bantuan seragam, Pemerintah Provinsi Kepri juga menyalurkan program transportasi siswa, termasuk transportasi laut bagi 831 siswa di tujuh sekolah di Kabupaten Lingga.
Total anggaran untuk bantuan seragam dan transportasi tersebut mencapai Rp376,2 juta. Kebijakan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.
“Program ini sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia Kepulauan Riau yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing,” jelas Ansar.
Dalam satu tahun kepemimpinan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong kebijakan yang berdampak langsung bagi pelajar dan keluarga.
“Program seragam gratis diharapkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa di seluruh wilayah Kepulauan Riau,” pungkas Ansar.
Pemprov Kepri optimistis berbagai intervensi di sektor pendidikan akan memperkuat kualitas SDM sekaligus mendukung terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata. ***
















