TANJUNGPINANG β Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia (Wamendukbangga RI), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, turun langsung meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Adi Sucipto Batu IX, Tanjungpinang, Selasa, 26 Mei 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan higienis dan sesuai standar.
Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepri Rika Azmi, serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam.
Sejak memasuki area SPPG, Isyana memantau langsung berbagai tahapan pengolahan makanan, mulai dari penyimpanan bahan pangan, proses produksi di dapur, hingga pengemasan makanan sebelum didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
βKita ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, baik fasilitas yang digunakan, standar kebersihan area bahan baku, dapur pengolahan, hingga proses pengemasan. Semua harus higienis agar makanan yang diberikan memiliki kandungan gizi seimbang dan berkualitas,β ujar Isyana.
Ia menegaskan kualitas makanan menjadi perhatian utama pemerintah dalam menjalankan program MBG, terutama karena sasaran penerima merupakan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan pada hasil akhir makanan, tetapi juga seluruh rantai proses sejak bahan mentah masuk hingga makanan diterima masyarakat.
βKita memastikan seluruh tahapan berjalan baik, mulai dari bahan mentah, proses produksi, hingga penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat. Semua harus higienis, aman, dan tepat sasaran,β tambahnya.
Usai melakukan peninjauan di SPPG Adi Sucipto, Wamendukbangga RI bersama rombongan melanjutkan kegiatan penyaluran MBG di kawasan Jalan Merpati, Batu IX, Tanjungpinang.
Menariknya, penyaluran dilakukan menggunakan kendaraan roda dua milik para penyuluh KB BKKBN. Isyana bersama Dewi Kumalasari Ansar turut menyerahkan langsung bantuan MBG kepada para penerima manfaat.
Tiga kelompok masyarakat menjadi sasaran utama penyaluran tersebut, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal, berkualitas, serta berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan di daerah. ***














