GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

570 CPNS Lulus Latsar 2026, Misni Ingatkan ASN Jangan Minta Dihormati tapi Layani Masyarakat

×

570 CPNS Lulus Latsar 2026, Misni Ingatkan ASN Jangan Minta Dihormati tapi Layani Masyarakat

Sebarkan artikel ini
570 CPNS Lulus Latsar 2026, Misni Ingatkan ASN Jangan Minta Dihormati tapi Layani Masyarakat
570 CPNS Lulus Latsar 2026, Misni Ingatkan ASN Jangan Minta Dihormati tapi Layani Masyarakat. (Foto : Ky)

TANJUNGPINANG – Sebanyak 570 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dinyatakan lulus dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026. Namun, bagi para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut, tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika mereka harus membuktikan diri sebagai aparatur yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Sekda Kepri), Misni, saat menghadiri Penutupan Latsar CPNS Tahun 2026 di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang, Selasa, 9 Juni 2026, mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam sambutannya, Misni menegaskan bahwa nilai-nilai Core Values ASN BerAKHLAK tidak boleh berhenti pada hafalan atau slogan semata. Menurutnya, seluruh ASN harus mampu menerjemahkan nilai tersebut ke dalam tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Core Values ASN harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Semua ASN harus bekerja untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan, baik yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat maupun yang mendukung pelayanan secara tidak langsung,” kata Misni.

Ia menekankan bahwa orientasi pelayanan merupakan esensi utama profesi ASN. Karena itu, setiap aparatur harus memahami bahwa tugas utamanya adalah melayani masyarakat dengan cepat, mudah, dan memuaskan.

“Ingat, ASN adalah pelayan masyarakat. Jangan meminta untuk dihormati, tetapi berikan pelayanan terbaik. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, kalau bisa dipercepat mengapa diperlambat. Berikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat,” tegasnya.

Misni juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, kualitas pelayanan publik semakin mudah dipantau masyarakat. Kritik maupun apresiasi dapat disampaikan melalui berbagai platform sehingga ASN dituntut bekerja sesuai prosedur dan standar yang berlaku.

Menurut Misni, seluruh aparatur harus menjaga kepercayaan publik dengan menjalankan tugas berdasarkan SOP, standar operasional, dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Ia menilai budaya kerja yang berorientasi pelayanan menjadi kunci untuk menjaga citra dan kredibilitas institusi pemerintah.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Provinsi Kepulauan Riau Any Lindawati melaporkan bahwa Latsar CPNS Tahun 2026 diikuti 571 peserta dari berbagai instansi pemerintah di Kepulauan Riau. Dari jumlah tersebut, sebanyak 570 peserta dinyatakan lulus, sedangkan satu peserta dari Kabupaten Lingga tidak lulus karena mengundurkan diri sebagai CPNS.

Any menjelaskan, dari peserta yang lulus, sebanyak 250 orang memperoleh predikat sangat memuaskan dan 320 orang memperoleh predikat memuaskan. Penilaian dilakukan melalui evaluasi sikap, akademik, aktualisasi, dan penguatan kompetensi bidang dengan nilai ambang batas kelulusan sebesar 70.

Penutupan Latsar CPNS Tahun 2026 dilakukan oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Tri Widodo Wahyu Utomo. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan mengingatkan bahwa keberhasilan lulus Latsar merupakan awal dari perjalanan pengabdian sebagai aparatur negara.

Tri menegaskan bahwa ASN masa depan harus mampu beradaptasi, berinovasi, serta bekerja secara kolaboratif untuk menjawab berbagai tantangan birokrasi yang terus berkembang. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100