Walikota Syahrul Ungkap Sejarah Singkat Pelaksanaan “DRAGON BOAT RACE”

oleh
Pelepasan balon oleh Walikota Tanjungpinang, H Syahrul dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, bersama Asisten Bidang Pemerintahan, Raja Ariza, sebagai tanda dimulainya Internasional Dragon Boat Race 2018. (Foto : Wak Tung)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Walikota Syahrul Ungkap Sejarah Singkat Pelaksanaan “DRAGON BOAT RACE”
– Di Pembukaan Internasional Dragon Boat Race 2018.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Puluhan Tim baik dari Kepri, Luar Kepri, bahkan juga tim dari luar negeri mengikuti kegiatan Internasional Dragon Boat Race 2018, yang dibuka oleh Gubernur Kepri, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Raja Ariza, didampingi Walikota Tanjungpinang, H Syahrul dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, di Sungai Carang, Tanjungpinang, Jumat, (19/10/20148).

Para peserta yang ikut berkompetisi pada even Dragon Boat Race (DBR) International itu diantaranya dari luar negari seperti, Malaysia, Singapura dan Brunei. Dan juga diikuti dari Provinsi lain, seperti Jambi, Riau, dan Jakarta, serta peserta dari Kepri dan tuan rumah, Tanjungpinang.

BACA JUGA :  Korem 033/WP dan Kodim 0315/Bintan Gelar Baksos dan Karbak

Sebelum membuka acara DBR 2018 tersebut, Gubernur Kepri melalui Raza Ariza, mengatakan, bahwa Pemprov selalu mendukung acara-acara yang bersifat kunjungan wisata ataupun kegiatan lainnya.

“Dengan harapan, event ini harus dikemas lebih menarik lagi, kedepannya diharapkan dapat lebih mendatangkan peserta dari luar negeri, seperti dari negara di luar Asia,” ujar Raja Ariza.

Tepat pukul 09.30 WIB, acara resmi dibuka dengan penekanan sirene oleh Raja Ariza, H Syahrul, Hj Rahma, didampingi Perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Plt Kadisbudpar Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin, OPD, dan dan perwakilan dari peserta luar negeri.

Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon oleh Walikota Tanjungpinang, H Syahrul dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, dan Raja Ariza, didampingi Perwakilan dari Kementerian Pariwisata, OPD, dan FKPD.

BACA JUGA :  Samsudi, Dinilai Layak Jabat Sekdako Tanjungpinang

Syahrul dalam sambutannya mengatakan, bahwa awalnya kegiatan ini sudah dimulai tahun 1992 oleh etnis yang ada di Tanjungpinang dengan nama Bintan Dragon Boat Race 2018, yang dilaksanakan di pantai Tanjungpinang. Karena kondisi ombak, kemudian kegiatan ini diambil alih oleh Pemko Tanjungpinang, dipindahkan ke Sungai Carang, karena banyak historinya, seperti Istana Kota Rebah, sejak tahun 2002, dan sudah menjadi agenda tahunan di Tanjungpinang dengan nama Tanjungpinang Dragon Boat Race.

“Jadi termasuk tahun ini, sudah 17 kali dilaksanakan. Dengan terus dilangsungkannya kegiatan ini satiap tahun, diharapkan dapat meneruskan semangat kebahariannya yang harus kita wariskan ke generasi muda,” kata Syahrul.

Adapun tim-tim yang mendaftar di kegiatan tersebut, yaitu 11 Tim luar negeri, 10 Tim dari luar Kepri, 11 Tim dari Kepri dan 16 Tim tuan rumah Kota Tanjungpinang, dengan tiga hari pelaksanaannya, mulai Juma’t (19/10/20148) hingga tutup Minggu (21/10/2018). (TIM)

BACA JUGA :  Lis Buka Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Budaya Dokumentasi

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.