LINGGA — Menuntaskan daerah pemukiman yang kumuh, Pemerintah Pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga, telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,4 Milyar, hal ini guna membangunan instalasi pengelolaan air limbah bagi warga Kelurahan Dabo Lama, untuk membangun tangki septic komunal.
“Kami saat ini sudah membangun 21 septic tank, daya tampungnya lima hingga sepuluh rumah,” ungkap, Plt Kadis PU, Said Nirsyahdu, ketika meninjau proyek pembangunan septic tank tersebut, di Dabo Lama, Jumat, (18/11/2016), pagi.
Sistem pembangunan tangkji septic ini, kata Said Nursyahdu, menggunakan media bakteri sehingga aman bagi lingkungan. Warga Dabo Lama yang tinggal di atas sungai, selama ini membuang limbah langsung ke sungai. Tentunya, dengan dibangunnya tangki septic komunal ini, warga sekitar akan dapat lebih bersih dan terlindungi.
Katanya lagi, Proyek pembangunan tangki septic komunal yang menggunakan tehnik penetralan limbah dengan bakteri ini, saat ini telah berjalan sekitar 70 persen, dan ditergetkan akan selesai pada akhir tahun ini. Tangki tersebut dilengkapi fasilitas yang dapat menguraikan limbah rumah tangga, menjadi limbah yang dapat digunakan. Untuk tahap berikutnya, pemasangan instalasi ke rumah-rumah warga.
“Ditahun depan, jika mendapat dana untuk pengerjaan ini, kami akan lanjutkan, kami inginkan seluruh warga dapat memanfaatkan fasilitas ini,” terangnya.
Said Nursyahdu, berharap dengan adanya pembangunan septic komunal ini, dapat mendukung upaya Pemkab Lingga, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, dan Lingga mendapatkan piala adipura tahun 2017 mendatang.
Dari pantauan awak media dilapanga, pembangunan septic komunal hampir selesai dikerjakan. Untuk penyaluran kotoran dari rumah warga, pipanya telah tersambung ke tangki septic. Untuk menahan pipa yang dibanguan tersebut agar tidak goyang ketika tertiup angin, dipasang tiang beton. (SK-Pus)







