
Batam, Sijori Kepri — Mulai hari Jumat 1 Juli 2022 hingga Sabtu, 2 Juli 2022, Dewan Pers menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke 26, dengan peserta terdiri dari 42 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan 12 peserta dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), di Ballroom Hotel Best Western Premiere (BWP) Panbil, Kota Batam mulai.
Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers, Asmono Wikan, dalam sambutannya mengatakan, Dewan Pers menyambut dengan suka cita agenda UKW di Kepri ini.
“Ini merupakan UKW putaran ke 26 oleh Dewan Pers. Kami berharap ini bukan yang terakhir diselenggarakan di Kepri. Insyallah tahun depan kita bisa kembali ke sini dalam konteks yang sama,” Asmono Wikan, saat membuka UKW tersebut, Jumat, 1 Juli 2022.
Ia menyebut Dewan Pers saat ini juga tengah fokus dalam menggagas jurnalisme sehat jelang tahun politik Pemilu 2024.
Diketahui Polri bersama Dewan Pers Indonesia sepakat membuat Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama program-program pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi mencegah polarisasi saat Pemilu 2024.
Terkait UKW, menurutnya dewan pers punya tujuan besar dalam kegiatan ini. Yakni menciptakan wartawan yang profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik yang sesuai dengan kode etik jurnalistik dan perundang-undangan yang berlaku.
“Tujuan besar UKW ini di seluruh provinsi, kita ingin mengajak kawan-kawan bahwa dalam jurnalisme pentingnya sebuah akurasi. Karena dengan akurasi itulah berita akan memenuhi kaidahnya dan menjadikan berita yang berimbang,” ungkap Asmono.
Ditegaskannya, perspektif akurasi itu penting dalam kegiatan jurnalistik.
“UKW bukan tiket gratis kita punya status yang istimewa sebagai wartawan. Ini upaya untuk mengikrarkan kembali bahwa kita menguji diri. Jadi ini sebuah kebutuhan bukan paksaan,” sebutnya.
Karena dikatakan Asmono, kemuliaan profesi wartawan harus ditandai kualitas jurnalisme yang baik.
“Dengan demikian sejalan dengan keberlanjutan sebuah perusahaan pers. Jika kualitas itu terjaga. Jadi jangan sampai terjadi degradasi profesi tanpa kompetensi. UKW ini sangat penting,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Penguji Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Ramon Damora, dalam sambutannya berharap kegiatan ini terlaksana dengan baik.
“UKW kali ini diikuti sebanyak 42 peserta dari PWI dan 12 peserta dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),” kata Ramon.
Acara pembukaan UKW itu turut dihadiri Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dan Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan. Keduanya juga berperan sebagai narasumber dalam simulasi wawancara doorstop dan konfrensi pers dalam kegiatan UKW. [Red]








