BATAM – Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Data pemerintah daerah mencatat PDRB per kapita Kepri meningkat dari Rp123,46 juta pada tahun 2020 menjadi Rp161,42 juta pada tahun 2024.
Peningkatan tersebut mencerminkan pertumbuhan ekonomi daerah yang cukup stabil serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, saat membuka Musrenbang RKPD Kota Batam Tahun 2027, di Ballroom Grand Mercure Hotel Batam, Kamis (5/3/2026).
Menurut Nyanyang, capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kepri sebagai daerah kepulauan memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dari sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Kawasan industri di Batam dan Bintan selama ini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap perlu memperkuat berbagai sektor ekonomi agar pertumbuhan yang terjadi dapat lebih merata dan berkelanjutan. ***














