GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Nyanyang Sebut Kepri Miniatur Indonesia

×

Nyanyang Sebut Kepri Miniatur Indonesia

Sebarkan artikel ini
Nyanyang Sebut Kepri Miniatur Indonesia
Nyanyang Sebut Kepri Miniatur Indonesia. (Foto : Fik)

BATAM – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyebut Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman masyarakat yang hidup berdampingan secara harmonis di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Nyanyang saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Sunda di AGlow Hotel Harbour Bay, Batu Ampar, Kota Batam, Kamis (12/3/2026).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa Kepulauan Riau merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama yang hidup berdampingan dengan aman dan tenteram.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan Kepulauan Riau sebagai contoh nyata keberagaman masyarakat Indonesia yang dapat hidup dalam harmoni.

“Maka dari itu, Kepulauan Riau mendapat julukan ‘Miniatur Indonesia’ atas keberagaman masyarakatnya. Apalagi di sini berbagai suku, ras, dan agama dapat hidup berdampingan dengan aman, nyaman, dan tenteram,” ujar Nyanyang.

Ia menjelaskan bahwa keberagaman tersebut juga terlihat jelas di Kota Batam yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kota Batam dikenal sebagai miniatur Indonesia. Terdapat ratusan paguyuban yang mewakili berbagai etnis dan daerah asal, mulai dari Jawa, Sunda, Minang, Bugis, Batak, hingga Karimun,” katanya.

Nyanyang menilai keberadaan berbagai paguyuban tersebut menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Selain menjadi wadah pelestarian budaya, paguyuban juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Kontribusi paguyuban ini sangat besar dalam menjaga harmoni sosial di Kota Batam. Mereka menjadi jembatan komunikasi antarwarga dan pemerintah, memperkuat kohesi sosial, bahkan mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui koperasi dan UMKM,” ucapnya.

Menurut Nyanyang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memandang paguyuban sebagai salah satu modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman.

Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai kegiatan lintas paguyuban yang dapat mempererat kebersamaan serta memperkuat hubungan sosial antar masyarakat.

“Karena hanya dengan cara ini, keberagaman yang ada di Kepri, dan terkhususnya Kota Batam ini, bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, Ketua Asgar Kota Batam Kang Tria Lenggana, Sesepuh Sunda Batam Abah Yusron, Tim Percepatan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Ekbang, Kadispora Kepri, serta para sesepuh paguyuban se-Jawa Barat di Kota Batam. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100