SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Diam-Diam Website Sekretariat DPRD Kota Batam, menjadi sorotan sebagian Aktifis. Masalahnya, website DPRD Kota Batam tersebut tidak up date, sesuai yang dikehendaki masyarakat yang peduli dengan DPRD, Rabu, (15/03/2017).
Berbagai sorotan muncul sesuai dengan pola pikir dan pandangan masing-masing pribadi Aktifis. Dan kebanyakan mereka menyorot tajam isi dari berita yang ditayangkan di website tersebut, terkait seputaran Kegiatan.
Apa yang ada ditayangkan dan bisa di baca di website Sekretariat DPRD Batam, tentang Struktur Organisasinya ataupun informasi tentang DPRD, seperti jumlah anggota DPRD, tidaklah menjadi bacaan istimewa mereka.
“Yang istimewa bagi saya, selaku warga Batam adalah tentang tayangan, tentang kegiatan Dewan. Bukan hanya kegiatan Kunjungan Kerja atau Kunkernya saja, tapi yang lebih penting dari Kunker itu,” ucap Alan WB.
“Misalnya apa hasil dari Kunker tersebut. Kalau hanya sekedar jalan sana jalan sini, untuk apa. Orang kegiatan itu dibiayai Negara kok. Ya harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat, hasilnya apa,” kata Alan Suharsad.
“Kemudian, tentang apa-apa yang sudah dilakukan oleh para Dewan terhadap rakyat yang diwakilinya. Itu lebih penting ditayangkan, daripada sekedar berita-berita seremonial saja,” sorot Alan, dalam kritik pedasnya.
Sorot tajam senada juga disampaikan oleh Aktifis Kota Batam lainnya, seperti Juanda, Herry Marhat, Aldi, Alan Ramalan, Rosdiana Silitonga dan Lisbeth Sianipar, serta Ine. (SK-Nda)








