Sijori Kepri, Bintan — Mendekati Hari H Pilkada Serentak 2020, KPU bersama Polres Bintan melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta Sirekap (bentuk Aplikasi hanya sebagai penguatan data internal KPU) di tingkat TPS dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu, (21/11/2020).
Kapolres Bintan, melalui Wakapolres Bintan, Kompol Juleigtin Siahaan S.IK M.IK, mengatakan, simulasi ini dilaksanakan dengan tujuan agar semua masyarakat dan petugas paham dan mengerti apa yang harus dilakukan pada saat pencoblosan.
“Kami dari pihak keamanan akan selalu siap mengamankan Pilkada Serentak 2020, agar dapat berjalan dengan lancar dan sehat, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan, agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 pada saat pencoblosan nanti,” katanya.
Ketua KPU Bintan, Ervina Sari SE, menambahkan, saat ini kita sudah memasukkan System Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) dalam perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2018, tentang rekapitulasi Pilkada 2020, dengan mengusulkan peggunaan teknologi informasi dalam proses rekapitulasi nantinya.
Kegiatan simulasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, serta penggunaan aplikasi Sirekap di tingkat TPS, pada pelaksanaan pemungutan suara ini nantinya akan sama seperti simulasi yang dilaksanakan hari ini.
Semua petugas menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa Masker, sarung tangan dan Fashield, serta tersedia Handsanitizer guna wajib mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. Dalam simulasi Pemungutan Suara Pilkada serentak 2020 berbeda dengan pelaksanaan Pemilu/ Pilkada sebelumnya, sehingga kita bisa saksikan perbedaannya dan bisa disampaikan dengan keluarga.
Dalam gambaran simulasi tersebut, pemilih yang akan memasuki area TPS sebelumnya melaksanakan cuci tangan, dilakukan pengecekan suhu tubuh. Namun apabila terdapat pemilih yang suhu tubuhnya 37°C akan diarahkan ke bilik khusus.
Selanjutnya dilakukan cek KTP-El, serta surat pemberitahuan pemilih dan diberikan sarung tangan oleh KPPS. Pemanggilan terhadap antrian pemilih yang masuk dalam DPT dan diberikan surat suara Pemilihan Gubernur dan surat suara Pemilihan Bupati.
“Terkhusus Pemilih Lansia, akan diberikan prioritas atau didahulukan, dengan didampingi pendamping dari keluarga terdekat, dengan mengisi from yang telah disediakan,” terangnya.
Pada saat pemilih sepi, petugas Linmas akan melakukan penyemprotan disinfeksidan di lokasi TPS, seperti kursi, pena, bilik suara, meja dan lain-lain. Penyemprotan disinfektan dilakukan minimal 3 (tiga) kali.
“Kemudian hasil penghitungan suara C1 Plano dituangkan ke dalam Form model C, lalu hasil salinan KWK bersamaan diambil dokumentasinya dan dimasukan dalam Sirekap (bentuk Aplikasi hanya sebagai penguatan data internal KPU),” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kabagops Polres Bintan, Kompol Robinson Sembiring, Para Kapolsek jajaran Polres Bintan, Arizon S.Pt MM (Anggota KPU Provinsi Kepri), Buralimar M.Si (Pjs Bupati Bintan), Ervina Sari SE (Ketua KPUD Bintan), Bambang Sumitro S.IP (anggota KPU Bintan), Harris Daulay S.Pi (anggota KPU Bintan), Syamsul S.Sos (anggota KPU Bintan), Harris Daulay S.Pi (anggota KPU Bintan).
Dumoranto Situmorang ST (Anggota Bawaslu Bintan), M Lukman S.Ag M.HI (Plt. Kaban Kesbangpol Bintan), Dr. Gama (Kadis Kesehatan Bintan), Irwan Lapi (Satpol PP Bintan), Arif Sumarsono (Camat Gunung Kijang), Wirawan Wira (Lurah Kawal), PPK se-Kabupaten Bintan, PPS Gunung Kijang, LO Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, dan LO Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan. (Bet)








