Dokumen Kendaraan Dinas Di Anambas di Duga Tidak Ada

oleh

ANAMBAS (SK) — Pengadaan barang dan jasa kendaraan Dinas di Kabupaten Kepulauan Anambas diduga bodong. Mulai dari sepeda motor roda dua, roda tiga, ambulance hingga bus. Kendaraan dinas tersebut ada,namun diduga tidak disertai dengan dokumen motor yang lengkap seperti Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kata Fadil Hasan,SH, Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mapikor (Masyarakat Pemerhati Korupsi), Tarempa,Rabu, (1/7/2015).

Menurutnya, Dari pengadaan barang dan jasa kendaraan dinas mulai tahun 2009 hingga tahun 2014, ada sebanyak 54 unit kendaraan dinas. Pada tahun 2009 lalu sedikitnya ada tujuh kendaraan dinas berupa sepeda motor merk Ternama. Semuanya tidak ada satupun yang dilengkapi dengan BPKB dan STNK apalagi Nomor polisi,” ucapnya.

Berdasarkan temuaan Audit BPK tahun 2014 dinyatakan pada tahun 2010, ada enam kendaraan dinas dengan rincian dua kendaraan roda tiga, dua unit mobil ambulance dan dua unit motor JPR MX juga tidak ada BPKB.

BACA JUGA :  Dian : Mobil Dinas Bukan Untuk “KEPENTINGAN PRIBADI”

“Hanya ada empat STNK saja. Hal yang sama juga terjadi pada pengadaan kendaraan dinas tahun 2011 hingga tahun 2014,”ungkapnya.

Hingga kini belum diketahui kebenaranya, apa penyebab kendaraan dinas tersebut tidak ada yang memiliki dokumen.

“Jika ini dibiarkan terlalu lama maka kami akan mendesak atau melaporkan kepihak penegak hukum,” kata Fadil.

Dikatakannya, hal ini tidak menutup kemungkinan ada indikasi permainan antar pihak rekanan bersama pihak oknum pemerintah terkait dokemen yang belum lengkap.

“Bisa jadi dokumen tersebut digadaikan atau kendaraan bermotor dibeli secara kredit,” cetusnya melalui via telepon seluler saat Jurnalis Sijori Kepri menghubunginya.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah kabupaten Kepulauan Anambas, Alpian, saat dijumpai diruang kerjanya, membantah terkait dokumen kendaraan bermotor tidak lengkap.

BACA JUGA :  Dishub Kembali Terapkan Perda Parkir

“Diantara yang disebutkan hanya dua buah saja yang masih dalam tahap proses, yang lainnya sudah lengkap bahkan dokumen tersebut kami simpan dengan rapi,” ucapnya.

Dikatakan Alpian, dalam proses lelang pengadaan kendaraan bermotor sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Memang benar bahwa agak ada keterlambatan dalam proses administrasi dokumen, akan tetapi bukan tidak ada dokumen yang disebutkan itu dan tidak benar bahwa dokumen tersebut digadaikan. Saya jamin itu,” tegasnya.

Saat Sijori Kepri meminta Alpian untuk melihat dokumen yang diduga tidak ada, Alpian langsung mengarahkan ke Kasubid penyimpanan aset atau yang berwenang mengeluarkan dokumen tersebut. Setelah media ini mencari kasubid yang sesuai disebutkan Alpian, tidak ada di dalam ruangan hingga berita ini diterbitkan, wartawan tersebut belum bisa melihat dokumen yang disebutkan itu. (SK-Ind)

BACA JUGA :  Dian : Mobil Dinas Bukan Untuk “KEPENTINGAN PRIBADI”

LIPUTAN ANAMBAS : INDRA GUNAWAN
EDITOR : RUSMADI

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Alpian (Photo : Indra Gunawan)
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten
Kepulauan Anambas, Alpian (Photo : Indra Gunawan)
Dokumen Kendaraan Dinas Di Anambas di Duga Tidak Ada (Photo : Indra Gunawan)
Dokumen Kendaraan Dinas Di Anambas di Duga Tidak Ada (Photo : Indra Gunawan)
Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.