GESER UNTUK BACA BERITA
JABAR

Operasi 05.00–21.00 WIB, Trans Beken Dukung Mobilitas Harian Warga Kota Bekasi

×

Operasi 05.00–21.00 WIB, Trans Beken Dukung Mobilitas Harian Warga Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Operasi 05.00–21.00 WIB, Trans Beken Dukung Mobilitas Harian Warga Kota Bekasi
Operasi 05.00–21.00 WIB, Trans Beken Dukung Mobilitas Harian Warga Kota Bekasi. (Foto : Ist)

KOTA BEKASI – Layanan angkutan umum massal Trans Beken beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB untuk mendukung mobilitas harian warga Kota Bekasi. Kehadiran Trans Beken menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan berkelanjutan.

Trans Beken melayani lintasan pulang-pergi Terminal Bekasi–Harapan Indah sepanjang 30,1 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Layanan ini didukung sembilan armada bus, terdiri dari delapan unit operasional dan satu unit cadangan, serta melayani 47 titik henti di sepanjang rute. Pada tahap awal pengoperasian, Trans Beken masih dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pengoperasian Trans Beken dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dari pagi hingga malam, seiring meningkatnya aktivitas warga di kota penyangga ibu kota tersebut.

“Ini memang bukan hal yang benar-benar baru, bisa dibilang lagu lama tapi dengan kaset yang berbeda. Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya,” ujar Tri Adhianto, Selasa (10/2/2026).

Tri menjelaskan, pengembangan transportasi publik telah menjadi perhatian utama Pemkot Bekasi dan masuk sebagai bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Transportasi publik ini menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa nyaman dan warganya sejahtera. Karena mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” jelasnya.

Dalam pengoperasian Trans Beken, Pemkot Bekasi menggandeng PT Sinar Jaya bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan transportasi massal yang terus berkembang dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

“Ke depan tantangannya adalah bagaimana transportasi ini terus bertumbuh, value-nya bertambah, dan tidak berhenti di tengah jalan,” ungkap Tri.

Trans Beken dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya, seperti Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL. Integrasi ini diharapkan dapat mempermudah pergerakan warga dan memperkuat konektivitas antarmoda di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi juga menekankan pentingnya kesiapan transportasi massal, terutama menjelang Kota Bekasi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada akhir November mendatang.

“Apalagi Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat, tentu kebutuhan transportasi massal yang andal menjadi sangat penting,” katanya.

Tri mengakui bahwa moda transportasi seperti ojek online telah banyak membantu masyarakat. Namun, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk menyediakan angkutan umum massal yang terencana dan berjangka panjang.

“Ojol itu sangat membantu masyarakat, tapi tugas pemerintah adalah menyiapkan transportasi yang lebih baik lagi, lebih terintegrasi. Ke depan, Stasiun Bekasi juga akan kita dorong menjadi simpul transportasi jarak jauh,” tambahnya.

Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Pemkot Bekasi juga mulai merancang pengembangan moda transportasi alternatif untuk mendukung mobilitas warga yang semakin modern dan efisien.

“Ke depan, Kota Bekasi juga akan mengarah pada pengembangan transportasi berbasis kabel. Ini bukan sekadar wacana, tapi bagian dari perencanaan jangka panjang kota,” pungkas Tri. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100