GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Jembatan Anak Tiri Kembali Putus “SEKITAR 80 METER”

×

Jembatan Anak Tiri Kembali Putus “SEKITAR 80 METER”

Sebarkan artikel ini
Jembatan penghubung Anak Tiri di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat kembali putus. (Foto : Puspandito)
– Sudah Beberapa Kali Diusulkan ke Pemerintah Belum Terelisasi.
– Warga Minta Pemerintah Bangun Jembatan Ini Permanen.

SIJORIKEPRI.COM, SINGKEP BARAT — Jembatan penghubung untuk bisa ke Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, yang oleh warga diberi nama Jembatan Anak Tiri kembali putus.

Jembatan yang beberapa waktu lalu juga pernah putus akibat hantaman angin puting beliung, diperbaiki warga setempat hanya dengan cara swadaya, karena hingga saat ini jembatan yang telah beberapa kali diusulkan ke Pemerintah untuk dibuat secara permanen belum juga terealisasi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Salah seorang warga Desa Marok Tua, yang tidak mau menyebutkan namanya ketika ditemui mengatakan, kejadian putusnya jembatan ini terjadi subuh tadi sekitar pukul 04.00 WIB, juga akibat angin ribut, sehingga masyarakat yang melintasi jembatan dengan panjangnya 220 meter dan yang putus sekitar 80 meter, terpaksa menggunakan sampan jika ingin bepergian.

“Dulu jembatan ini juga pernah putus, warga setempat secara swadaya membetulkan jembatan ini agar bisa dilalui,” ungkapnya, kepada SIJORIKEPRI.COM, ketika ditemui disekitar jembatan yang putus tersebut, Rabu, (06/12/2017).

Jembatan anak tiri ini, lanjutnya, merupakan jalan utama untuk bisa masuk ke Desa Marok Tua yang ada sekitar seribu lebih kepala keluarga, dan ini bisa dilihat dengan padat rumah di Desa ini. Dengan putusnya jembatan ini berbagai aktifitas warga maupun untuk pulang dan pergi terpaksa harus menggunakan sampan untuk menyeberang.

“Kita sangat berharap kepada Pemkab Lingga dan Pemprov Kepri, jembatan ini agar dapat dibagun permanen, hingga kejadian seperti ini tidak terjadi berulang-ulang yang sangat menyulitkan warga,” tandasnya.

Pantauan SIJORIKEPRI.COM dilapangan jembatan ini putus dibagian tengahnya sepanjang lebih kurang 80 meter, terlihat warga yang akan pulang atau pergi terpaksa harus menggunakan sampan. (SK-Pus)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100