GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Keberhasilan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, Cek Faktanya Disini

×

Keberhasilan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, Cek Faktanya Disini

Sebarkan artikel ini
Ansar Marlin. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina, resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau usai dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu, 25 Februari 2021, lalu.

Tanpa terasa, tahun 2023 ini kepemimpinan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sudah masuk di usia 2 (dua) tahun.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Walaupun waktu yang relatif singkat, sejumlah keberhasilan telah dicatat oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina, demi kemajuan Provinsi Kepri dengan mengusung visi ‘Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya’. 

Kepemimpinan Ansar Marlin diawali dengan suasana pandemi Covid-19. Untuk meredakan pandemi Covid-19 yang masih merebak di Kepulauan Riau kala itu, Ansar Marlin langsung tancap gas. Dengan slogan “Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit”, Ansar Ahmad langsung bekerja keras menggencarkan vaksinasi sebagai tameng utama guna mengendalikan penyebaran Covid-19. 

Kerja keras Ansar Ahmad bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepri pun berhasil menggencarkan vaksinasi di Provinsi Kepri, dengan capaian vaksinasi untuk dosis I telah mencapai 99 persen, dosis II 89 persen, booster I hampir 60 persen dan booster II 9,3 persen. 

Langkah ini menjadikan Kepri sebagai Provinsi yang persentase vaksinasinya terbaik di luar Jawa dan Bali. 

Fokus utama Ansar ketika itu adalah masalah perekonomian. Menyelaraskan pemulihan ekonomi sembari memulihkan kesehatan masyarakat tentu bukan perkara mudah. 

Ansar Ahmad yang sudah memiliki segudang pengalaman sebagai pemimpin saat menjabat Bupati Bintan selama 2 (dua) periode pun mampu menakhodai Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama 7 (tujuh) Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kepri, dalam upaya  memulihkan ekonomi di Kepri. 

Ansar Ahmad menggunakan dual track strategy dalam upaya  memulihkan ekonomi di Kepri ini.

Strategi pertama, kata Ansar, melalui UMKM dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Yaitu bantuan kredit dengan bunga 0%, sebagai stimulus kepada pelaku UMKM sebesar Rp 20 juta/UMKM. 

Program ini bekerja sama dengan BRK Syariah. Dimana, sepanjang tahun 2022 telah terserap sebesar Rp 14,3 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 755 UMKM. Program bagus ini disambut baik masyarakat dan dilanjutkan di tahun 2023 ini. 

“Pemprov Kepri menyediakan bantuan modal kredit Rp 20 juta untuk 2.000 UMKM di tahun 2022 tanpa bunga. Kita bekerja sama dengan bank daerah, bunganya pemda yang menanggung. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias memanfaatkan itu. Tahun 2023 kita menambah lagi 1.000 UMKM,” ungkap Ansar Ahmad, saat menjadi salah satu panelis yang memberikan paparan dalam Diskusi Panel Rapat Koordinasi Nasional Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Gedung AA. Maramis Kementerian Keuangan, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Untuk strategi kedua yang digagas Ansar Ahmad adalah mendorong percepatan investasi, dengan berbagai diskresi Pemerintah Pusat seperti FTZ dan KEK. 

Namun, upaya dari Pemprov sendiri adalah mendorong bagaimana pelayanan birokrasi investasi itu lebih baik, cepat, efisien dan efektif. Bagi Ansar, insentif itu tidak hanya dalam bentuk fiskal, tapi pelayanan birokrasi investasi yang baik juga menjadi prasyarat percepatan pemulihan ekonomi. 

Hasilnya berbarengan dengan dibukanya kembali keran pariwisata, pertumbuhan ekonomi yang pada tahun 2020 sempat terkontraksi di angka -3,84 persen, 2021 secara agregat tumbuh 3,86 persen. Di tahun 2022, sampai triwulan III ekonomi Kepri tumbuh 6,03 persen. 

Dijelaskan Ansar, selama hampir 2 (dua) tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri) stabil naik. Bahkan di tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat yang tertinggi jika dibandingkan dengan 7 (tujuh) tahun terakhir. 

Dimana, pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2022 tumbuh sebesar 5,09 persen. Hal tersebut tertuang dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri No. 13/02/21/Th. XVIII tanggal 6 Februari 2023 tentang Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau Triwulan IV Tahun 2022. 

Pembangunan Infrastruktur Selama Kepemimpinan Ansar Marlin

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100