Total Nilai Ekspor Capai US$12.318,39 Juta di Semester I 2025
TANJUNG PINANG — Selain Pelabuhan Batu Ampar yang mendominasi ekspor Kepri, empat pelabuhan utama lainnya juga mencatat kontribusi signifikan dalam mendongkrak nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada Januari–Juni 2025.
Menurut data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, nilai ekspor melalui lima pelabuhan utama Batu Ampar, Sekupang, Tanjung Balai Karimun, Kabil/Panau, dan Kijang mencapai 90,25 persen dari total nilai ekspor semester pertama tahun ini yang sebesar US$12.318,39 juta.
“Peranan kelima pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Juni 2025 mencapai 90,25 persen,” ujar Kepala BPS Kepri, Dr Margareta Ari Anggorowati, dalam keterangan pers, Jumat (1/8/2025).
Inilah Empat Pelabuhan Penyumbang Ekspor Terbesar Setelah Batu Ampar:
- Pelabuhan Sekupang
Kontribusi ekspor sebesar US$1.304,32 juta
Pelabuhan ini menjadi jalur penting untuk ekspor barang nonmigas dari Batam ke berbagai negara tujuan. - Pelabuhan Tanjung Balai Karimun
Menyumbang US$1.288,57 juta
Dikenal dengan pengiriman produk hasil industri dan migas. - Pelabuhan Kabil/Panau
Nilai ekspor tercatat US$870,59 juta
Menjadi salah satu pelabuhan ekspor strategis untuk sektor industri di Batam bagian timur. - Pelabuhan Kijang
Berkontribusi US$636,65 juta
Melayani ekspor komoditas industri dan perikanan dari Bintan.
Secara keseluruhan, nilai ekspor Kepri naik 26,64 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Ekspor nonmigas mencapai US$1.570,34 juta pada Juni 2025, sementara ekspor migas mencapai US$332,03 juta, naik lebih dari 40 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Ekspor mesin dan peralatan listrik (HS 85) menjadi yang terbesar dengan nilai US$5.066,11 juta, berkontribusi hampir 50 persen terhadap ekspor nonmigas,” jelas Margareta.
- Singapura menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar Kepri, mencapai US$1.348,69 juta atau 64,72 persen dari total ekspor migas.
- Amerika Serikat menduduki posisi teratas tujuan ekspor nonmigas dengan nilai US$2.659,01 juta, setara dengan 25,98 persen dari total ekspor nonmigas Kepri. ***












