TANJUNGPINANG (SK) — Provinsi Kepri mengajukan untuk pembiayaan kegiatan tahun 2017, yang bersumber dari APBD Provinsi sebesar Rp 2.4 Triliun, sedangkan untuk APBN Rp 16,2 Triliun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Povinsi Kepri Drs Naharudin M.Tp, pada saat penutupan Musrenbang, di Aula Balariung Wan Seri Beni, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Jumat, (15/04/2016).
“Hasil dari Musrembang ini, semua usulan kita bagi dalam dua pendanaan, yang bersumber dari APBD Provinsi dan yang bersumber dari APBN Tahun 2017. Dari seluruh usulan kegiatan itu, untuk APBD Provinsi berjumlah Rp 2,4 triliun, sedangkan yang diajukan untuk pembiayaan APBN Rp 16,2 triliun,” ungkap Naharudin.
Naharudin juga mengatakan, dirinya telah memonitoring selama 2 hari, dalam acara Musrenbang dan sidang kelompok berjalan dengan lancar .
“Alhamdulilah akhirnya semua berjalan dengan lancar, walaupun ada perdebatan saat musawarah kamarin, dan beradu argumentasi data, bahkan ingin memaksakan diri, tetapi intinya semua demi kesejahteraan Kepri,” ucapnya Nahar.
“Pelaksanaan Musrembang yang sudah kita laksanakan dua hari ini, terbagi dalam empat sidang pleno atau sidang kelompok. Kelompok yang pertama, yaitu bidang pemerintahan, yang ke dua bidang ekonomi, ke tiga kelompok bidang pembangunan dan ke empat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya lagi.
Nahar juga menjelaskan, sesuai dengan rencana pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, yang difokuskan pertama kali adalah peningkatan pelayanan dasar, Infrastruktur darat, infrastuktur perhubungan, UKM dan Pengentas kemiskinan.
“Dalam perencaan ini yang kita fokuskan pertama adalah peningkatan pelayanan dasar, yang artinya pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan aturan dari anggaran APBD 20% dialokasikan untuk pendidikan, dan 10% dialokasikan untuk kesehatan. Selanjutnya baru jalan, jembatan, budidaya ikan, UKM dan pengentas kemiskinan,” jelasnya
Harapan Naharudin, Musrembang ini akan ditindak lanjuti melalui peyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2017, yang bersumber dari APBD, kita akan mengikuti minggu ke 3 di Musrembang Nasional nanti. Dan pihaknya akan perjuangkan sama-sama seluruh usulan masyarakat melalui APBN.
“Tentunya kami mengharapkan doa, dukungan dari seluruh masyarakat Kepri, untuk bisa kami memperjuangkan keinginan rakyat untuk membangun Kepri maju, sejahtera dan lebih jaya lagi,” pungkasnya. (SK-RA/C)













