GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Kapolda Kepri : Waspadai Konflik “YANG MEMBAWA SARA”

×

Kapolda Kepri : Waspadai Konflik “YANG MEMBAWA SARA”

Sebarkan artikel ini

BATAM (SK) — Masyarakat Kepri diharap untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, agar terus terbangun kondisi yang baik untuk daerah ini. Sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain sangat penting untuk terus ditumbuhkan. Semua pihak diminta untuk terus menjaga kedamaian Kepri.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs Sam Budigusdian MH, menjelaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Perbedaan bukanlah penghalang agar semua bersatu dan akan menjadikan Indonesia lebih kuat untuk bersama.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Hal yang perlu diwaspadai adalah konfik yang membawa SARA, karena mudah terprovokasi. Saling menghargai dan menghormati satu dengan lainnya,” kata Kapolda, pada acara Silaturahmi Gubernur Kepri dan FKPD Provinsi Kepri, bersama Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan, FKUB dan FPK Provinsi Kepri, di Ruang Galaxy Hotel Planet Holiday, Kota Batam, Rabu, (23/11/2016).

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam kesempatan itu, mengajak masyarakat Kepri untuk terus menjalin persatuan kesatuan untuk peningkatan keamanan. Juga terus bersilaturahmi, dan saling menghargai agar Kepri khususnya dan Indonesia umumnya aman dari segala macam bentuk ancaman yang merusak tatanan bangsa.

“Menjaga Keamanan dan Persatuan agar situasi tetap kondusif dan bersatu padu merupakan langkah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Nurdin.

Dalam kesempatan yang sama itu, Kepala Badan Intelegen Daerah (Kabinda) Kepri, Yulius Syevanus yang turut hadir, menyebutkan, situasi NKRI saat ini terasa hangat, dikarenakan isu-isu yang beredar di media sosial. Yulius mengajak semua pihak menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI dengan tidak menebar isu-isu kebencian yang tidak jelas sumbernya.

“Ancaman Perang Teknologi Cyber, akan terus memberi efek negatif, seperti isu kebencian, pembunuhan karakter, sarana penggalangan kelompok radikal dan separatis, serta ancaman lain bidang komunikasi dan teknologi,” kata Yulius.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal, yang juga ikut hadir, mengatakan peran agama tentang perdamaian perlu untuk selalu diingatkan kepada setiap penganutnya.

“Tidak akan terwujud kerukunan umat beragama tanpa kedamaian. Setiap umat beragama memiliki kitab suci yang menjadi pedoman hidupnya,” kata Marwin.

Danrem 033/WP, Brigjen Fachri, juga tidak ketinggalan mengajak semua pihak untuk berjuang dan bergotong-royong mewujudkan bangsa Indonesia sebagai bangsa pemenang. Apalagi, kini, kata Fachri, 70 persen konflik dunia karena latar belakang energi.

“Mari kita sepakat bersama-sama bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah pemersatu bangsa,” kata Fachri.

Pada acara yang mengambil tema Pembinaan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Menuju Indonesia Damai, hadir Gubernur Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Brigjen Pol. Sam Budigusdian, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Kabinda Kepri Brigjen TNI Yulius Selvanus, Kepala Kantor Pertahanan Provinsi Kepri Laksma TNI R Gatot Suprapto, Wakil Kajati Kepri H Asri Agung Putra, Wakil Ketua DPRD Kepri Amir Hakim Siregar, Sekda Kepri Arief Fadillah. Hadir juga Walikota Batam Muhammad Rudi, Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal dan Kepala Kanwil Kemenag Kota Batam Zulkifli Aka. (SK-MU/R)


Silaturrahmi Gubernur Kepri Nurdin Basirun dengan FKPD Kepri, Tokoh Organisasi Keagamaan, Organisasi Pemuda, serta Forum-Forum yang ada di Kepri

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100