GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

JJI Natuna dan KOMUNA Gelar Sarasehan “DIALOG KEBANGSAAN”

×

JJI Natuna dan KOMUNA Gelar Sarasehan “DIALOG KEBANGSAAN”

Sebarkan artikel ini
JJI Natuna dan KOMUNA Gelar Sarasehan Dialog Kebangsaan, di Natuna Hotel Ranai Darat. (Foto : Bernard Simatupang)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Bakesbangpolda) Kabupaten Natuna, Drs Mukhtar Ahmad M.Eng, membuka secara resmi Sarasehan Dialog Kebangsaan, dengan Tema “Posisi Strategis Natuna dalam Kaitan Pembangunan Aspek Ekonomi dan Pertahanan Keamanan di Pulau Terdepan”, yang diselenggarakan oleh Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) Natuna dan Komunitas Muda Natuna (KOMUNA), di Natuna Hotel Ranai Darat, Rabu, (28/03/2018).

Kepala Bakesbangpolda Natuna, Mukhtar Ahmad, dalam sambutannya mengatakan, semangat kebangsaan adalah semangat persatuan dan kesatuan yang mutlak dilakukan tanpa terkecuali oleh setiap golongan dan lapisan masyarakat Republik Indonesia.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dikatakannya, dengan kegiatan sarasehan dialog kebangsaan ini, dapat menjadi bekal menghadapi tantangan global dan sangat strategis untuk melakukan gerakan pengawalan keutuhan NKRI dengan meningkatkan aspek ekonomi, pertahanan dan keamanan di Pulau Terdepan.

Dalam kesempatan yang sama, Danlanal Natuna, Letkol Laut (P) Harry Setyawan SE, mengawali dialognya menyampaikan, bahwa dialog kebangsaan merupakan sebuah hal yang penting dilakukan negara multi etnis, budaya dan agama seperti Indonesia.

Hal ini, kata Harry, perlu dilakukan untuk menangkal segala pengaruh budaya asing yang kemungkinan besar bisa mempengaruhi generasi saat ini, maka momentum seperti ini perlu digalakkan agar persatuan dan kesatuan bangsa semakin kuat.

“Pemuda harus bisa menyesuaikan dan adaptasi terhadap keadaan kekinian dengan dilandasi fondasi keagamaan, fondasi keimanan, dan fondasi ke Indonesian yang benar-benar kuat, sehingga jati diri sebagai Indonesia tegak kokoh selamanya,” pesan Harry.

Demikian juga Ketua Panitia Kegiatan Sarasehan Dialog Kebangsaan, Riky Rinovsky, mengatakan, perkembangan dunia saat ini begitu pesat diiringi perkembangan teknologi informasi yang terus bergerak dengan cepat mempengaruhi pola pikir manusia, bahkan gaya hidup dalam kehidupan manusia sehari-hari.

“Perkembangan ini juga sangat berpengaruh besar pada generasi muda, terlebih diera globalisasi, kita dapat melihat peranan pemuda Indonesia dalam membangun bangsa dinilai sangat kurang,” kata Riky, dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Riky, mengatakan, hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian para pemuda terhadap bangsa, dimana nilai akan rasa kebangsaan dikalangan generasi muda sudah mulai luntur tergerus oleh pesatnya perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi.

“Kondisi seperti ini bila kita biarkan akan menggerogoti nasionalisme bangsa kita khususnya nasionalisme generasi muda Indonesia,” ucapnya.

Disela-sela sambutannya, Riky, memaparkan 7 poin Impian Besar Indonesia tahun 2015 – 2085 yang dikutip dari tulisan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, diantaranya : 1. Sumber daya manusia Indonesia yang kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia, 2. Masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nai-nilai etika, 3. Indonesia menjadi pusat Pendidikan, teknologi dan peradaban dunia, 4. Masyarakat dan aparatur Pemerintah yang bebas dari perilaku korupsi, 5. Terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, 6. Indonesia menjadi negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik, dan 7. Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

“Maka dapat kita simpulkan, bahwa tulisan dan pernyataan Presiden ini merupakan “PR” bagi kita semua sebagai generasi penerus bangsa untuk dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang kita miliki,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Natuna, Henri FN, Sekretaris BP3N Natuna, Marwan Syahputra, Kanit Intel Polres Natuna, Bripka Anang, Ketua APINDO Natuna Cucu, Mahasiswa STAI Natuna, Indonesia Mengajar dan sejumlah undangan. (nard)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100