KIP Paragon Kembali Menambang Dilaut Desa Pekajang

oleh

LINGGA (SK) — Gencarnya penangkapan yang dilakukan oleh pihak Ditreskrimsus Polda Kepri, terhadap penampung timah akhir-akhir ini, membuat para pekerja timah semakin sulit untuk menjual timah hasil dari pekerjaan mereka, memang ada ribuan masyarakat yaang menggantungkan hidup mereka dari timah ini.

“Namun sangat di sayangkan pekerja timah yang bukan warga Lingga masih beroperasi dengan mulus di laut Desa Pekajang, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, karena ada puluhan pekerja timah yang menggunakan Ponton beroperasi dilaut desa pekajang,” ujar salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, kepada Sijori Kepri, Selasa (2/6/2015).

Katanya lagi, Bahkan saat ini Kapal Isap Produksi (KIP) Paragon yang beberapa waktu lalu memang pernah beroperasi di laut Desa Pekajang kembali lagi beroperasi dengan nama perusahaan lain.

“Kita minta bila pihak Ditreskrimsus Polda Kepri serius memberantas tambang timah ilegal hendaknya pekerja timah yang berada di laut Pekajang juga ditertibkan,” ujarnya.

Ditambahkan, Apalagi dengan beroperasinya KIP Paragon yang bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan ton timah per harinya, sekali KIP Paragon tersebut beroperasi, ditambah lagi pekerja timah yang menggunakan ponton milik pengusaha asal Bangka Provinsi Bangak Belitung juga ikut beroperasi di laut di Desa Pekajang.

BACA JUGA  Parah!!! Enam Kapal Isap Produksi Timah “BEROPERASI di PERAIRAN SAWANG”

“Kita hanya meragukan izin mereka menambang, karena untuk pekerja timah yang menggunakan ponton jelas tidak ada mengantongi izin resmi dari Dinas Pertambangan, hanya ada kesepakatan dengan warga saja, namun untuk pemasukan bagi peningkatan PAD Kabupaten Lingga jelas tidak ada,” sebutnya.

Sementara itu, Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Lingga, Dasrul Azwir, melalui pesan singkat, hingga berta ini di tulis belum ada balasan terkait hal ini. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPADINTO
EDITOR : DEDI YANTO

 

No More Posts Available.

No more pages to load.