TANJUNG PINANG – Sebuah insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Kabupaten Lingga pada Rabu (29/1/2025) pagi.
Kapal Melati Indah mengalami kerusakan parah dan pecah di koordinat 0°07’56.8″S 106°00’18.8″E, sekitar 20 mil laut dari Tanjung Jang, Daik, Kabupaten Lingga. Beruntung, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan oleh kapal TB Bintan Kharisma 6 yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli, mengonfirmasi bahwa keenam kru kapal dalam kondisi selamat setelah berhasil dievakuasi.
“Seluruh awak kapal ditemukan dalam keadaan selamat dan saat ini tengah berlindung sementara di Pulau Lingga karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Berikut data lengkap kru Kapal Melati Indah yang berhasil dievakuasi:
- M. Azis – Nahkoda, asal Nipah Panjang, Jambi
- Romi Yahya – KMM, asal Nipah Panjang, Jambi
- Surip – Kru, asal Galang Baru, Batam
- M. Syarif – Kru, asal Bengkong Laut, Batam
- Abunawas – Kru, asal Pangkep, Sulawesi Selatan
- Herman – Koki, asal Bakauheni, Lampung Selatan
Menurut keterangan Nahkoda Kapal TB Bintan Kharisma 6, Aldino, kapal penyelamat tersebut saat ini masih berlindung di Pulau Lingga sebelum melanjutkan perjalanan ke PT BAI, dengan estimasi keberangkatan pada 1-2 Februari 2025, menyesuaikan prakiraan cuaca dari BMKG.
Kapal Melati Indah diketahui berangkat dari Tanjung Pinang dengan tujuan Berau, Kalimantan Timur, dalam keadaan kosong dengan kapasitas muatan sekitar 150 ton.
“Saat mengalami kecelakaan, kapal dalam keadaan tanpa muatan dan terbelah menjadi dua bagian,” ungkap Fazzli.
Pihak berwenang terus memantau situasi dan akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, seluruh kru yang selamat telah mendapatkan bantuan dan perlindungan hingga kondisi memungkinkan untuk kembali ke daratan dengan selamat.***














