Minyak Goreng Oplosan Berbahaya Beredar di Lingga

oleh

– Disperindagkops dan Dinkes Akan Sidak Pasar Dabo.

LINGGA (SK) — Dugaan adanya minyak goreng curah oplosan yang menggunakan zat kimia berbahaya beredar di toko-toko kelontong Dabo Singkep, Kabuapten Lingga, tentu saja hal ini membuat warga resah dan kuatir minyak goreng yang mereka kosumsi dapat membahayakan bagi kesehatan.

“Tidak semua masyarakat Kabupaten Lingga mampu mengkomsumsi minyak goren kemasan yang bermerek, kalau minyak goren curah tentu saja kita mampu membelinya karena lebih murah. Minyak goreng tersebut juga bisa dibeli dengan enceran, Rp 3.000 sudah bisa beli minyak goreng curah, tapi diduga adanya minyak goreng curah ini jadi berfikir untuk menggunakannya,” ucap Ani salah seorang ibu rumah tangga, saat ditemui sedang berbelanja dipasar Dabo.

Untuk mengantisipasi hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, merencanakan akan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) guna memastikan apakah minyak oplosan tersebut mengandung zat kimia yang berbahaya seperti informasi masyarakat. Dan tentu saja hal ini untuk menghilangkan rasa kekuatiran warga.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke 111 Kodim 0315 Bintan Dapat Apresiasi dari Tokoh Masyarakat

“Pada sidak nanti kita akan menggandeng Diperindagkops untuk turun bersama-sama guna mengEcek ke toko-toko untuk mengambil sampel minyak goreng curah dan diuji tes di laboratorium. Hal ini untuk memastikan apakah minyak goreng curah tersebut memang mengandung bahan yang berbahaya,” ujar dr.Ignatius Luti, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, kepada wartawan, Selasa (24/03/2015).

Dikonfirmasi terpisah, Raswin, Kasi Perdagangan, Disperindagkops, Kabupaten Lingga, mengatakan, saat ini pihaknya menunggu dari instansi terkait lainnya untuk turun mengecek apakah benar minyak curah itu mengandung bahan berbahaya. Nanti akan dilakukan uji tes di laboratorium.

“Jika hasil dari laboratorium menyatakan minyak goreng curah terbukti mengandung bahan berbahaya, Disperindag tentunya akan menarik seluruh minyak goreng curah yang ada di pasaran guna menjaga kesehatan masyarakat,” sebut Raswin.

Dikatakan, Disperindag bersama dinas terkait lainnya akan melakukan sidak di kawasan Dabo Singkep seperti pasar dan toko-toko kelontong yang mejual minyak goreng curah.

“Jika ada tindakan lanjutan maka kami juga akan bergerak di kawasan Daek Lingga,” tutupnya. (SK-Pus)

BACA JUGA  Kasus Corona di Kepri Positif 53 Orang, Sembuh 8 Orang
 

No More Posts Available.

No more pages to load.