JAKARTA – Revitalisasi kawasan Pulau Penyengat di Tanjungpinang menelan anggaran hingga Rp96 miliar yang bersumber dari APBN. Program ini disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam kegiatan halalbihalal di Jakarta, Minggu, 19 April 2026.
Ansar menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai perbaikan infrastruktur di kawasan Pulau Penyengat.
Revitalisasi yang dilakukan mencakup perbaikan Masjid Raya Sultan Riau, peningkatan kualitas jalan dan drainase, hingga pembenahan fasilitas penunjang lainnya.
Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata berbasis sejarah, budaya, dan religi.
“Pengembangan ini tidak hanya untuk pariwisata, tetapi juga memperkuat identitas budaya Melayu,” ujarnya.
Ia menambahkan, penataan kawasan yang dilakukan sejauh ini mulai memberikan dampak positif, baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Ke depan, pemerintah daerah akan terus melanjutkan pengembangan Pulau Penyengat agar mampu menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Kepulauan Riau. ***
















