TANJUNGPINANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari, menilai MTQ Expo Kepri 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui ajang tersebut, produk-produk lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing hingga menembus pasar regional maupun nasional.
Pernyataan itu disampaikan Dewi Kumalasari saat membuka Bazar dan Expo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menurutnya, bazar dan pameran yang menjadi bagian dari penyelenggaraan MTQ bukan hanya melengkapi agenda keagamaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk unggulan masing-masing daerah.
“Bazar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menggeliatkan perekonomian masyarakat. Sentra-sentra kerajinan berbasis ekonomi kerakyatan harus terus dikembangkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha,” ujar Dewi Kumalasari.
Ia menjelaskan, produk-produk unggulan dari kabupaten dan kota di Kepulauan Riau memerlukan ruang promosi yang berkelanjutan agar semakin dikenal masyarakat. Karena itu, MTQ Expo dinilai menjadi salah satu wadah yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi daerah.
Dewi Kumalasari juga berharap para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif terus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengenal produk lokal, peluang pengembangan pasar dinilai akan semakin terbuka.
Selain menjadi ajang promosi, MTQ Expo juga memperlihatkan beragam produk unggulan dari kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau yang dipamerkan melalui stan-stan peserta selama rangkaian MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 berlangsung. ***
















