NATUNA (SK) — Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis sebagaimana diamanatkan Undang-Undang, guna mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas.
Oleh karenanya Kabupaten Natuna akan berkomitmen mendukung hal tersebut, melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan kompetensi guru, pemenuhan sarana pendukung pembelajaran, bahkan sampai tunjangan tenaga pengajar.
Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si dalam sambutannya, pada acara penyerahan Ruang Kelas Belajar (RKB) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, kepada Ketua Yayasan Darul Ulum, di Halaman Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum, Ranai, Sabtu (14/01/2017) pagi.
Hamid Rizal menambahkan, bahwa Pemerintah Daerah memiliki keinginan untuk membantu lembaga pendidikan diluar Sekolah berstatus Negeri, namun hal tersebut tidak diperbolehkan berdasarkan peraturan yang mengatur pengelolaan anggaran daerah. Oleh karenanya Pemerintah Daerah terpaksa mencari solusi lain untuk menunjukkan perhatian terhadap seluruh lembaga pendidikan, baik berstatus negeri maupun dibawah naungan Kementerian atau yayasan.
“Mengingat harga lahan yang ada saat ini sangat tinggi, kita berencana kedepan pembangunan ruang sekolah atau gedung sekolah, harus dibuat bertingkat untuk menghemat pemakaian lahan dan penghematan anggaran,” ucap Hamid.
Selanjutnya, ditambahkan pula bahwa saat ini upaya peningkatan mutu generasi muda menjadi semakin berat, terlebih lagi mengingat kemajuan teknologi, penyebaran narkoba yang sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Oleh karenanya, seluruh tenaga pendidik harus mampu bekerja lebih keras untuk memberikan bekal ilmu dan bekal agama, agar generasi muda mampu memilah dan membentengi diri dari segala pengaruh negatif yang akan merugikan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kabupaten Natuna, H. Sudarmadi, S.Ag menyampaikan, bahwa penyerahan RKB ini merupakan program Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal, sebagai salah satu program kerja Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kebijakan program tersebut disinergikan dengan kebijakan dan kondisi pembangunan di daerah, terutama ditinjau dari kekurangan sarana lembaga pendidikan madrasah. Sehingga, tidak terkesan tumpang tindih dan mubazir. Selanjutnya tahun 2017, rencana bantuan tidak berupa pembangunan fisik ruang kelas belajar, melainkan Meubiler (kursi, meja dan lemari buku).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Yayasan Darul Ulum, Wan Zawali menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Natuna dan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah memberikan perhatian bagi mendukung proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum.
Zawali mengharapkan, bantuan pembebasan lahan baru kepada Pemerintah Kabupaten Natuna untuk menjadi lokasi baru pembangunan madrasah, mengingat kondisi saat ini sudah tidak mampu lagi menampung kurang lebih 400 peserta didik. (SK-Nard)








