GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Nurdin : Jadilah Pedagang “BERJIWA ENTERPRENUER”

×

Nurdin : Jadilah Pedagang “BERJIWA ENTERPRENUER”

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri saat mengunjungi stand-stand produk khas Kepri. (Foto : Humpro Kepri)

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Jangan gengsi berdagang. Jadilah penjualan atau pedagang sejati yang berjiwa enterprenuer, jiwa tangguh pantang menyerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, saat membuka secara resmi Seminar Nasional dan Business Matching dengan tema Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal, di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Sabtu, (30/09/2017).

Acara tersebut juga disejalankan dengan Pengukuhan Ikatan Keluarga Alumni Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Karimun ( IKA IPPMKK) Pekanbaru periode 2017-2020 di Kabupaten Karimun oleh Gubernur Kepri.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Salah satu hal yang harus dilawan ketika hendak menjadi enterpreneur, adalah ego kita atau rasa malu. Ego lantaran kita adalah sarjana atau orang berada yang tidak bisa mendapatkan kerja sesuai keilmuan kita. Karena malu, akhirnya kita memilih menderita selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun dengan penghasilan apa adanya,” ungkap Nurdin.

Sebenarnya bagi masyarakat Kepri, lanjut Nurdin, tidak ada alasan untuk malu menjadi pedagang. Kepri penuh dengan potensi. Begitu banyak peluang usaha yang bisa dilakukan. Peluang itu ada disetiap Kabupaten/Kota di Kepri dengan spesifikasi yang berbeda satu sama lain. Tarutama bagi pemuda Kepri yang sudah mempunyai gelar akademik. Mereka harus bisa menangkap peluang diberbagai program yang dibuat pemerintah.

“Jumpa saye itu, nanyakan mau garap peluang apa, jangan jumpa saye itu minta jadi honorer. Peluang bisnis dan peluang usaha saat ini jauh lebih terbuka lebar. Jangan gampang patah semangat. Para Pemuda harus ada kontribusi nyata untuk Kepri,” tegas Nurdin.

Hengky Suriawan dijadikan contoh oleh Nurdin, bagaimana seorang enterpreneur menangkap peluang disaat krisis. Hengky adalah pengusaha perkapalan. Disaat bisnis dibidang perkapalan lesu, Hengky menyulap kapalnya menjadi kapal wisata dengan hiasan lampu yang gemerlap. Akhirnya Hengky bisa membawa para turis dan meraup dolar.

Hengky, kata Nurdin, baru mengelola satu peluang saja. Sementara di Kepri banyak sekali peluang-peluang usaha yang mendatangkan keuntungan. Maka itu, atas nama ekonomi kerakyatan, Nurdin menegaskan, akan selalu datang ke acara sekecil apapun acaranya.

“Kemana pun akan saya hadiri selagi saya sehat dan punya kesempatan,” ujar Nurdin.

Tidak itu saja, Nurdin, juga meminta para pemuda Kepri untuk berpikir bagaimana membantu pemerintah dalam memajukan ekonomi masyarakat. Agar bisa mengambil peran tersebut, pemuda Kepri harus berjiwa enterpreneur. Bila sudah berjiwa enterpreneur, jangankan krisis, ancaman pun tak takut.

Pada acara tersebut juga dilakukan Penandatangan Nota Kesepahaman antara IKA-IPPMKK Pekanbaru dengan Provinsi Kepri, TV Pendidikan Kepri, Kedai Oleh-oleh 757 khas Kepri, Alisa Khadijah ICMI Kepri dan Batam Pos Enterpreneur.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Nurdin berkesempatan mengunjungi stand-stand menjual produk khas Kepri yang berjejer dibelakang peserta seminar.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kepri beserta beberapa Kepala OPD diantaranya Kadis Perikana, Kadis Pertanian, Kadis Pekerjaan Umum, Kadisperindag dan Karo Pembangunan. (SK-DY/Umil)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100