LINGGA (SK) — Keluarga besar putra-putri serta keturunan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Markas cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Lingga, menyampaikan pernyataan sikap terhadap kepengurusan Macab PPM Kabupaten Lingga, dengan membentuk Markas Cabang darurat, di Cafe Laksamana Singkep, Selasa, (07/02/2017).
Hal ini karena tidak transparansinya penunjukan ketua PPM Kabupaten Lingga oleh Markas Daerah (Mada) Provinsi Kepri, karena dianggap telah menyalahi aturan Organisasi atau Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART).
Ardi Afriana Putra, Juru Bicara Macab Darurat PPM Lingga, mengatakan, adapun beberapa point pernyataan sikap tertulis yang disampaikan oleh anak-anak veteran di Kabupaten Lingga adalah, Pertama, Mempertanyakan legalitas formal surat keputusan pengurus Macab PPM Lingga terkait sistematis serta landasan hukum penertiban SK Macab PPM Lingga.
Kedua, Meminta kepada Markas Daerah (MADA) Pemuda Panca Marga Provinsi Kepri segera membatalkan SK Macab PPM Lingga, karena dinilai sudah tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi.
Ketiga, Meminta Kepada MADA PPM Kepri, segera memberikan mandat untuk dilaksanakannya Muscab Luar Biasa Markas Cabang (MACAB) Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Lingga dalam waktu dekat.
Keempat, Meminta kepada Dandim 0315 Tanjungpinang dan Danrem Wira Pratama Kepri selaku pembina Organisasi PPM, untuk menindak lanjuti permasalahan ini.
“Dan mulai malam ini, kami akan membuka Markas Cabang Darurat PPM Lingga di tempat yang lain,” ungkapnya, usai menyampaikan pernyataan sikap tersebut.
Ketua terpilih saat ini, menurutnya, tidak pernah membuka komunikasi dengan anak-anak Veteran yang ada di Kabupaten Lingga. Sehingga, tidak ada regenerasi dalam kepengurusan.
Jika hal ini tidak di benahi dari sekarang, tambahnya, maka para anak-anak veteran kuatir Organisasi PPM di Kabupaten Lingga ini akan mati suri, karena tidak adanya pengkaderan dalam tubuh organisasi. Di Lingga ini, banyak anak-anak veteran yang memiliki kemampuan untuk mengelola PPM ini sebagai Organisasi keturunan veteran, jadi sudah saatnya di lakukan re generasi.
“Ketua lama, seakan memburamkan anak-anak veteran yang ada di Lingga, sehingga dirinya kembali terpilih sampai tiga periode,” terangnya.
Pernyataan sikap ini di motori oleh anak-anak veteran diantaranya, Salawati, Yembrita, R. Sumarni, Adri Aprianna putra, M. Valentianus dan Adhe Permanna Putra, serta seluruh Anggota Resimen yang tergabung di PPM Kabupaten Lingga. (SK-Pus).








