Posko Pengamanan Nataru Ditutup, Insiden Zero

oleh
Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun (TBK), Capten Barlet Silalahi MM, melepas tanda pengenal pengamanan Nataru Tahun 2020. (Foto : Taufik)

Posko Pengamanan Nataru Ditutup, Insiden Zero

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Posko Pengamanan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2020, di lingkungan Pelabuhan Internasional dan Domestik Tanjung Balai Karimun (TBK) ditutup, Kamis, (9/1/2020).

Penutupan ditandai apel bersama, yang dipimpin Kepala KSOP TBK, Capten Barlet Silalahi MM. Dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, DPRD Karimun, Kanwil DJBC Khusus Kepri, Dishub Karimun, Kodim 0317, Lanal, Polres Karimun, Imigrasi, KKP, Dinas Perikanan, KPPBC tipe Madya Pabean TBK, Bakamla, Basarnas, Karantina Hewan dan Tumbuhan, PT Pelindo I Cabang Karimun, KSKP (Kepala Sektor Kawasan Pelabuhan), BUMD, DPC INSA Karimun, dan PT Jasa Raharja.

Dalam sambutannya, Kepala KSOP TBK, Capten Barlet Silalahi MM, mengatakan, ucapan syukur dapat berkumpul bersama di acara penutupan Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun.

Posko Angkutan Laut Nataru, berlangsung dari tanggal 18 Desember 2019 sampai tanggal 8 Januari 2020 berjalan lancar dan aman, khususnya angkutan penumpang di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun tidak ada kejadian, alias zero insiden.

“Posko terpadu yang telah dilaksanakan merupakan wujud nyata kesiapsiagaan aparat dari instansi terkait yang terlibat langsung, sehingga terwujud kelancaran dan keamanan bagi penumpang,” kata Barlet.

Keberhasilan Posko angkutan laut selama liburan natal dan tahun baru ini, ditentukan oleh adanya kerjasama dan koordinasi yang baik antar Instansi terkait yang terlibat.

“Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, sehingga terlaksana tanpa kendala yang berarti,” ucapnya.

Ditegaskan Barlet, meskipun Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru terlaksana dengan baik, akan tetapi evaluasi tetap harus dilaksanakan.

“Evaluasi tetap kita laksanakan dengan baik untuk meminimalkan insiden-insiden yang tidak kita inginkan,” tegasnya

“Dengan kata lain, Zero Insiden. Dan untuk itu diminta kepada semua pihak terutama operator kapal dan masyarakat pengguna jasa angkutan laut supaya selalu mematuhi peraturan keselamatan pelayaran. Sehingga dapat memberikan kenyamanan masyarakat pengguna jasa laut,” pinta Capt Barlet.

Capt Barlet, juga memaparkan, selama priode Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru, dari 18 Desember sampai 8 Januari 2020 di Pelabuhan TBK, adapun jumlah Call sebanyak 4.847, kapasitas 507.940, pass Factor 46.38 persen, penumpang turun 163.552 orang, penumpang naik 158.949 orang, penumpang lanjutan 76.630 orang.

“Total penumpang turun, naik dan lanjutan sebanyak 322.501 orang, sedangkan penumpang terbanyak yaitu tujuan sekupang Batam sebesar 43.417 orang,” paparnya.

“Jika dibandingkan dengan Angkutan Laut Natal Tahun 2018 dan tahun baru 2019 terdapat kenaikan sebesar 9.24 persen,” pungkasnya. (Wak Fik)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]