GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Gerakan Hijaukan Bumi, Menag RI Tanam Pohon Bersama Gubernur Kepri

×

Gerakan Hijaukan Bumi, Menag RI Tanam Pohon Bersama Gubernur Kepri

Sebarkan artikel ini
Gerakan Hijaukan Bumi, Menag RI Tanam Pohon Bersama Gubernur Kepri
Gerakan Hijaukan Bumi, Menag RI Tanam Pohon Bersama Gubernur Kepri. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof Dr KH Nasaruddin Umar bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan “Hijaukan Bumi” di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Kementerian Agama dalam penguatan ekologi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Penanaman pohon tersebut dilakukan usai rangkaian Safari Subuh Menteri Agama RI di Masjid Penyengat, Tanjungpinang. Bersama Kepala Kanwil Kemenag Kepri Zoztafia, Menag RI dan Gubernur Ansar Ahmad menanam pohon di lingkungan kantor sebagai wujud tanggung jawab moral menjaga keseimbangan alam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Gerakan “Hijaukan Bumi” merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk menanamkan kesadaran bahwa nilai-nilai keagamaan juga harus tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Selain penanaman pohon, Menag RI Nasaruddin Umar juga meninjau Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Kepri, menandatangani penyerahan lahan dari Kementerian Agama kepada Kanwil Kemenag Kabupaten Kepulauan Anambas, serta melakukan penandatanganan pembangunan MAN Natuna.

Dalam kunjungannya, Menag RI juga menyapa langsung seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kepri. Di hadapan para pegawai, ia mengingatkan pentingnya menanamkan nilai keikhlasan, kesabaran, serta meneladani sifat-sifat Asmaul Husna dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menag RI menegaskan bahwa sebagai bagian dari Kementerian Agama, seluruh ASN diharapkan mampu menjaga citra positif, bekerja dengan penuh pengabdian, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan nilai keagamaan.

Kegiatan penanaman pohon ini sekaligus menjadi pesan bahwa penguatan spiritual harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap alam, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan kehidupan. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100