GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

BREAKING: Kapal Terbalik di Pulau Merapas Bintan, 9 ABK Hilang, SAR Tanjung Pinang Bergerak Cepat

×

BREAKING: Kapal Terbalik di Pulau Merapas Bintan, 9 ABK Hilang, SAR Tanjung Pinang Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
BREAKING: Kapal Terbalik di Pulau Merapas, 9 ABK Hilang, SAR Tanjung Pinang Bergerak Cepat. (Foto : Basarnas)

TANJUNGPINANG – Kepanikan terjadi di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Minggu dini hari, ketika KM Makmur Jaya terbalik diterjang gelombang tinggi. Sebanyak 9 anak buah kapal (ABK) masih hilang, sementara 20 lainnya berhasil selamat berkat bantuan kapal yang kebetulan melintas.

Kecelakaan bermula saat KM Makmur Jaya berangkat dari Kampung Bugis, Tanjungpinang menuju Pulau Pengibu pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 14.00 WIB. Namun, gelombang tinggi pada pukul 04.00 WIB membuat kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam kondisi darurat, 20 ABK bertahan di badan kapal, sementara 9 lainnya naik ke sekoci penyelamat namun terpisah dari kapal utama.

β€œTim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 sudah diberangkatkan pukul 21.30 WIB, dengan estimasi tiba di lokasi pukul 06.30 WIB untuk penyisiran intensif,” ujar Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli, Minggu (8/3/2026).

Evakuasi awal dilakukan KM Sinar Abadi yang melintas di lokasi pukul 11.00 WIB. Kapal tersebut menyelamatkan 20 ABK dan mengevakuasi mereka ke Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, untuk diserahkan ke pihak agen kapal.

Tim SAR Tanjung Pinang langsung melakukan koordinasi penuh (Preecom Excom) dengan berbagai potensi SAR, termasuk Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, hingga Pos AL Berakit. Semua aset dikerahkan untuk pencarian 9 ABK yang masih hilang.

Cuaca ekstrem menjadi tantangan utama, namun upaya SAR dipastikan maksimal. Masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di perairan rawan gelombang tinggi. Hingga kini, pencarian terus berlangsung dengan prioritas utama keselamatan korban. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100