GESER UNTUK BACA BERITA
KARIMUN

Kronologi Kapal Nelayan Karimun Hanyut hingga Masuk Perairan Malaysia

×

Kronologi Kapal Nelayan Karimun Hanyut hingga Masuk Perairan Malaysia

Sebarkan artikel ini
Kronologi Kapal Nelayan Karimun Hanyut hingga Masuk Perairan Malaysia
Kronologi Kapal Nelayan Karimun Hanyut hingga Masuk Perairan Malaysia. (Foto : Ist)

KARIMUN – Insiden hanyutnya kapal nelayan asal Kabupaten Karimun hingga masuk ke perairan Kukup, Malaysia, bermula dari kerusakan mesin di tengah cuaca buruk, Minggu (12 April 2026).

Kapal tersebut dikemudikan Supianto sebagai tekong bersama satu anak buah kapal, Zulkifli.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pukul 01.00 WIB: Mesin Kapal Rusak

Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIB saat kapal mengalami kerusakan mesin di tengah laut. Pada saat yang sama, kondisi cuaca dilaporkan kurang bersahabat.

Akibatnya, kapal tidak dapat dikendalikan dan perlahan hanyut terbawa arus.

Tanpa kendali mesin, kapal terus terbawa arus hingga akhirnya memasuki wilayah perairan Kukup, Malaysia.

Kedua nelayan tersebut hanya bisa bertahan sambil menunggu bantuan.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Satpolairud Polres Karimun segera melakukan koordinasi dengan KJRI Johor serta pihak Marine Police Malaysia.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pencarian dan penjemputan korban yang sudah berada di wilayah negara lain.

Pukul 14.30 WIB: Korban Ditemukan

Setelah beberapa jam pencarian, kedua nelayan akhirnya berhasil ditemukan oleh pihak Malaysia sekitar pukul 14.30 WIB.

Selanjutnya dilakukan koordinasi lanjutan untuk proses penjemputan oleh tim dari Indonesia.

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Karimun bergerak menggunakan kapal patroli menuju titik lokasi penemuan.

Proses penjemputan dilakukan di perairan Malaysia dengan pengawalan dan koordinasi bersama pihak setempat.

Pukul 19.40 WIB: Tiba di Perairan Indonesia

Setelah proses penjemputan selesai, kedua nelayan bersama kapal berhasil dibawa kembali ke wilayah Indonesia.

Sekitar pukul 19.40 WIB, mereka tiba dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kepada keluarga.

Kapolres Karimun, Yunita Stevani, melalui Plt Kasat Polairud, Fedryk S Harahap, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas instansi dan dukungan dari pihak Malaysia. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100