KARIMUN – Detik-detik mesin kapal nelayan asal Kabupaten Karimun mengalami kerusakan terjadi saat berada di tengah laut dalam kondisi cuaca buruk, Minggu (12 April 2026) dini hari.
Kapal yang dikemudikan Supianto bersama Zulkifli itu tiba-tiba tidak dapat berfungsi normal sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat pelayaran berlangsung, mesin kapal dilaporkan mengalami gangguan hingga akhirnya tidak dapat dioperasikan. Dalam situasi tersebut, kedua nelayan tidak memiliki kendali penuh terhadap arah kapal.
Kondisi semakin sulit karena cuaca di perairan saat itu tidak bersahabat.
Tanpa tenaga penggerak, kapal perlahan terbawa arus laut. Kedua nelayan hanya bisa bertahan sambil menunggu bantuan.
Situasi di tengah laut membuat mereka berada dalam kondisi rentan, terlebih saat kapal mulai menjauh dari jalur pelayaran semula.
Seiring waktu, kapal terus hanyut hingga akhirnya masuk ke wilayah perairan Kukup, Malaysia.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang melalui koordinasi lintas negara.
Setelah beberapa jam, kedua nelayan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh pihak Malaysia dan selanjutnya dijemput oleh tim gabungan dari Indonesia.
Kapolres Karimun, Yunita Stevani, melalui Plt Kasat Polairud, Fedryk S Harahap, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi perhatian karena melibatkan kondisi darurat di tengah laut. ***














