GESER UNTUK BACA BERITA
ANAMBAS

Kapolsek Jemaja Pimpin Langsung Penanganan Laporan Penemuan Potongan Tubuh Manusia

×

Kapolsek Jemaja Pimpin Langsung Penanganan Laporan Penemuan Potongan Tubuh Manusia

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo memimpin penanganan penemuan potongan tubuh manusia di Anambas.
Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo, memimpin penanganan awal bersama personel Polsek Jemaja dan Basarnas Jemaja setelah menerima laporan penemuan potongan tubuh manusia di Perairan Genting Pulur. (Foto : Ist)

ANAMBASKapolsek Jemaja, IPTU Sutomo, memimpin langsung penanganan awal setelah menerima laporan penemuan potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki di Perairan Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kapolres Kepulauan Anambas melalui IPTU Sutomo menyampaikan bahwa laporan awal diterima sekitar pukul 21.00 WIB pada Kamis (16/7/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, Polsek Jemaja segera mengoordinasikan langkah penanganan di lokasi kejadian.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

IPTU Sutomo kemudian memimpin sembilan personel Polsek Jemaja bersama lima personel Basarnas Jemaja menuju Pelabuhan Genting Pulur sebagai titik awal operasi pencarian.

Sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Jemaja, Basarnas Jemaja, Kepala Desa Genting Pulur, dan sejumlah warga mulai menyisir Perairan Genting Pulur menggunakan transportasi laut untuk memastikan keberadaan potongan tubuh yang sebelumnya dilaporkan ditemukan.

Penanganan tersebut dilakukan setelah seorang nelayan, Agus Salim B, melaporkan melihat potongan tubuh manusia saat perjalanan pulang memancing sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, benda yang awalnya dikira plastik hitam ternyata merupakan potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki berupa bagian tubuh dari kepala hingga punggung. Karena mengeluarkan bau amis yang sangat menyengat, saksi tidak berani melakukan evakuasi dan memilih melaporkan temuan tersebut kepada warga hingga akhirnya informasi diteruskan kepada kepolisian.

Di bawah koordinasi Kapolsek Jemaja, tim gabungan melakukan penyisiran hingga sekitar pukul 00.00 WIB. Namun potongan tubuh yang sebelumnya dilaporkan terlihat mengapung belum berhasil ditemukan kembali.

IPTU Sutomo menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi malam yang gelap, jarak pandang yang terbatas, serta kedalaman perairan yang relatif dangkal sehingga menyulitkan penyisiran.

“Hingga saat ini perkembangan lebih lanjut masih menunggu informasi resmi dari Tim Basarnas Jemaja terkait hasil lanjutan proses pencarian,” demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas melalui Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo dalam laporan awal penanganan.

Polsek Jemaja memastikan koordinasi dengan Basarnas Jemaja akan terus dilakukan untuk melanjutkan pencarian. Sementara itu, identitas korban masih belum diketahui dan penyelidikan masih terus berlangsung. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100