ANAMBAS – Penemuan potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki di Perairan Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan laporan awal yang disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas melalui Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo, terdapat sejumlah fakta awal yang telah diketahui dari penanganan di lapangan.
Berikut sejumlah fakta awal yang dihimpun dari laporan kepolisian:
1. Ditemukan oleh seorang nelayan
Potongan tubuh manusia pertama kali dilihat oleh seorang nelayan bernama Agus Salim B saat perjalanan pulang setelah memancing pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
2. Awalnya dikira plastik hitam
Menurut keterangan saksi, benda yang mengapung di permukaan laut semula disangka plastik hitam. Setelah ombak memutar benda tersebut, saksi baru menyadari bahwa yang dilihatnya merupakan potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki.
3. Korban belum diketahui identitasnya
Hingga laporan awal diterbitkan, polisi menyatakan korban masih berstatus belum teridentifikasi. Proses penyelidikan identitas korban masih terus dilakukan.
4. Potongan tubuh tidak dievakuasi oleh saksi
Saksi mengaku tidak berani mengevakuasi potongan tubuh tersebut karena mengeluarkan bau amis yang sangat menyengat hingga membuatnya merasa mual dan pusing.
5. Polisi dan Basarnas langsung bergerak
Setelah menerima laporan masyarakat, Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo memimpin sembilan personel Polsek Jemaja bersama lima personel Basarnas Jemaja menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pencarian.
6. Pencarian belum membuahkan hasil
Tim gabungan melakukan penyisiran di Perairan Genting Pulur mulai sekitar pukul 22.00 WIB. Namun hingga sekitar pukul 00.00 WIB, potongan tubuh yang sebelumnya dilaporkan terlihat belum berhasil ditemukan kembali.
7. Pencarian terkendala kondisi di lapangan
Kapolsek Jemaja menjelaskan operasi pencarian menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya kondisi malam yang gelap, jarak pandang yang terbatas, serta kedalaman perairan yang relatif dangkal sehingga menyulitkan penyisiran.
Kapolres Kepulauan Anambas melalui Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo menyampaikan bahwa perkembangan selanjutnya masih menunggu informasi resmi dari Tim Basarnas Jemaja terkait hasil pencarian lanjutan.
Sementara itu, kepolisian bersama Basarnas Jemaja masih melanjutkan penanganan kasus tersebut. Selain mencari kembali potongan tubuh yang dilaporkan ditemukan, aparat juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. ***
















