ANAMBAS – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Ismeth Abdullah, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan di tingkat pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Ismeth Abdullah saat melaksanakan Reses Masa Sidang V Tahun 2026 bersama masyarakat Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu malam, 25 Juli 2026.
Menurut Ismeth, kehadiran anggota DPD RI di tengah masyarakat bertujuan memastikan berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat didengar secara langsung dan menjadi bahan perjuangan sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk mendengar langsung suara masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan di tingkat pusat maupun dikoordinasikan dengan pemerintah daerah,” ujar Ismeth Abdullah.
Ia mengatakan setiap aspirasi yang diterima akan menjadi bahan masukan dalam menjalankan tugas sebagai wakil daerah di tingkat nasional, sekaligus dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun kementerian teknis apabila diperlukan.
Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, kondisi pasokan listrik, hingga pemberdayaan ekonomi bagi nelayan dan petani di Pulau Jemaja.
Ismeth menegaskan seluruh masukan tersebut akan dicatat dan diperjuangkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
“Reses ini bukan formalitas. Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan bapak ibu sekalian. Semua yang disampaikan malam ini akan menjadi catatan penting untuk kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Ismeth Abdullah berharap komunikasi antara masyarakat dan DPD RI terus terjalin dengan baik sehingga setiap kebutuhan daerah dapat diperjuangkan secara maksimal demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau. ***
















