GESER UNTUK BACA BERITA
ANAMBAS

Kadisdik Anambas Tegur Guru Libatkan Pelajar “BERI PERNYATAAN PENOLAKAN PERUSAHAAN YANG AKAN INVESTASI DI JEMAJA”

×

Kadisdik Anambas Tegur Guru Libatkan Pelajar “BERI PERNYATAAN PENOLAKAN PERUSAHAAN YANG AKAN INVESTASI DI JEMAJA”

Sebarkan artikel ini

ANAMBAS (SK) — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto, meminta agar para guru untuk tidak melibatkan para pelajar, terutama bagi pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dalam memberikan pernyataan penolakan terhadap salah satu perusahaan yang akan berinvestasi di wilayah Kepulauan Jemaja.

“Saya sudah menegur salah satu guru SLTP di Kecamatan Jemaja Timur, agar tidak melibatkan para murid di sekolahnya. Selain itu, saya sudah perintahkan agar tanda tangan yang di tanda tangani oleh pelajar SLTP kemarin, agar ditarik kembali. Sebab itu bukan merupakan ranahnya para pelajar,” ungkap Herianto, kepada Sijori Kepri di ruang kerjanya, Kamis, (23/06/2016), Kemarin.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut Heri, berita tentang tanda tangan yang dilakukan oleh pelajar SLTP tersebut, ia ketahui ketika ada salah seorang warga dari Kecamatan Jemaja Timur menjumpainya dan menceritakan kronologis atas tindakan yang dilakukan oleh Oknum Guru SLTP di Kecamatan Jemaja Timur beberapa waktu lalu.

“Ketika mendapatkan laporan, langsung saya respon. Selanjutnya hari itu juga kita ambil tindakan terhadap Guru yang bersangkutan, kebetulan oknum guru yang dimaksud posisinya ketika itu berada di Tarempa,” jelas Herianto.

Heri menambahkan, selain memberikan ultimatum kepada guru dan sekolah yang bersangkutan, ia juga memberikan penegasan kepada Kepala UPT Dinas Pendidikan di 2 (dua) Kecamatan, supaya Kepala UPT mengingatkan seluruh sekolah baik di tingkat SLTA, SMK, MAN, MTS maupun SLTP yang ada di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur, agar tidak lagi melibatkan para pelajar di sekolahnya.

Jika kemarin teguran yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten hanyalah bersifat Lisan. Dan jika dikemudian hari hal serupa masih terulang kembali, maka pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas akan memberikan peringatan secara tertulis kepada sekolah yang melakukan kesalahan.

“Kalau kemarin peneguran hanya bersifat lisan, itu dikarenakan laporan yang disampaikan ke kami sifatnya juga lisan, tapi jika laporan melalui tulisan, maka kami akan memberikan teguran kepada Oknum tersebut, tentunya secara tertulis juga,” papar Heri.

Selaku Pimpinan tertinggi di Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas, Heri berharap, jika persoalan yang bukan merupakan tanggung jawab pelajar hendaknya para guru tidak melibatkan muridnya.

“Inikan tugasnya Pemerintah, mengapa harus libatkan Pelajar. Tugas pelajar itukan hanya belajar, yakni menimba ilmu. Untuk itu saya berharap kedepan hal serupa tidak terulang lagi,” harap nya. (SK-BAS)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100