GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Menelisik Lokalisasi Sintai Tanjung Uncang di Pulau Batam, Bantuan Mesin Jahit Pemko Batam “Hanya Janji”

×

Menelisik Lokalisasi Sintai Tanjung Uncang di Pulau Batam, Bantuan Mesin Jahit Pemko Batam “Hanya Janji”

Sebarkan artikel ini
Pusat Rehabilitasi Sosial Non Panti, Teluk Pandan, Kota Batam. (Foto : Darsih)

BATAM – Pusat Rehabilitasi Sosial Non Panti, Teluk Pandan, yang lebih di kenal dengan sebutan Lokalisasi Sintai Tanjung Uncang, Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sejak awal berdiri hingga kini, masih saja menarik untuk diperbincangkan. 

Adapun perbincangan hangat kali ini adalah terkait bantuan Mesin Jahit dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Sosial yang tidak kunjung tiba hingga saat berita ini diunggah. 

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dikatakan oleh salah seorang pemilik Bar meminta namanya disamarkan mengungkapkan, bahwa Bar miliknya sudah 20 tahun berdiri tidak ada bantuan dari Pemerintah yang namanya Mesin Jahit. 

“Dari awal kami berdiri disini tahun 2003 hingga sekarang sudah 2023 ini, tidak ada namanya bantuan Mesin Jahit dari Pemerintah satu biji pun,” kata Perempuan yang mengaku sebagai salah satu pemilik sebuah Bar di kawasan tersebut.

Ditanya mengapa pihaknya tidak berusaha untuk mempertanyakan hal itu kepada Pemerintah Kota Batam, pihaknya mengaku bahwa tidak ingin pihaknya menjadi sorotan orang Pemerintahan. 

“Walah, saya tidak ingin menjadi sorotan orang Pemerintahan. Saya tidak ingin dibilang vokal. Padahal, jujur saja saya bertanya-tanya dalam hati hingga sekarang tentang bantuan Mesin Jahit itu. Kan bisa untuk berlatih menjahit anak-anak saya kalo mang bener ada dikasihkan,” ucapnya, sambil melirik pada perempuan-perempuan pekerja Bar miliknya. 

Dimana untuk selanjutnya, pihaknya menyarankan kepada para awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Online (PWO) untuk melihat langsung di ruang gedung pertemuan yang dikatakannya tidak jauh berada dari Bar miliknya. 

Dan Berdasarkan pengamatan langsung para awak media PWO di lapangan, memang tidak ada satu biji pun Mesin Jahit ada di ruang pertemuan yang dia maksud. 

Yang ada nampak justru bangunan gedung pertemuan yang sudah rusak di sana sini. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100