GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

7 Armada Air Bersih Disiagakan di Tanjungpinang, Kekeringan Diprediksi hingga Akhir April

×

7 Armada Air Bersih Disiagakan di Tanjungpinang, Kekeringan Diprediksi hingga Akhir April

Sebarkan artikel ini
7 Armada Air Bersih Disiagakan di Tanjungpinang, Kekeringan Diprediksi hingga Akhir April
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. (Foto : Kominfo TPI)

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang menyiapkan 7 (tujuh) armada untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat di tengah ancaman kekeringan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir April 2026.

Pemko Tanjungpinang menyiagakan armada pelayanan air bersih khusus bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah serta rumah ibadah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Untuk mendukung pelayanan tersebut, disiapkan tujuh armada dengan kemampuan distribusi mencapai 27 ton atau 27 ribu liter air dalam satu kali perjalanan.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan armada tersebut berasal dari berbagai instansi, seperti BPBD Tanjungpinang, Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, BPBD Provinsi Kepri, hingga BPBPK Kepri.

Jumlah armada juga berpotensi bertambah, karena kendaraan pick up milik OPD di lingkungan Pemko turut diminta membantu distribusi air bersih.

Lis menegaskan, pembentukan Tim Satgas Distribusi Air Bersih merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menghadapi kondisi kekeringan yang mulai meluas.

“Menyikapi situasi dan kondisi kekeringan ini, tim Satgas telah dibentuk. Ini sebagai bentuk tanggung jawab, kepedulian, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi kesulitan pemenuhan air bersih,” kata Lis, Sabtu, 28 Maret 2026.

Berdasarkan koordinasi dengan BMKG Tanjungpinang, hujan baru diperkirakan akan turun pada Mei 2026.

Pemko sebenarnya telah menyalurkan air bersih sejak awal Januari. Namun, kini jumlah armada diperkuat karena dampak kekeringan telah menjangkau lebih banyak wilayah pemukiman warga.

Pemerintah juga akan segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur FKPD untuk menentukan status siaga atau tanggap darurat kekeringan.

Lis mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air selama musim kemarau masih berlangsung.

“Sekaligus kita minta masyarakat untuk bijak menggunakan air, karena diperkirakan kemarau masih berjalan hingga akhir April,” ujarnya.

Masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat menghubungi layanan Satgas di nomor 0821 7325 5567 dan diminta menyiapkan tempat penampungan air.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta tidak membuka lahan secara sembarangan.

“Mari jaga lingkungan tetap aman, dan waspada. Dalam situasi seperti ini, BPBD dan Tim Satgas fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih,” ungkap Lis. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100