BATAM – Menyambut bulan suci Ramadhan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan ziarah ke makam Raja Nong Isa, serta makam para wartawan yang telah berpulang.
Ziarah ini dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kepri, Andi Gino, didampingi Ketua Dewan Penasihat, Richard Nainggolan, bersama sejumlah pengurus dan anggota PWI Kepri lainnya.
Rombongan pertama melakukan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Di sana, terdapat tiga wartawan yang dimakamkan, yakni Yunus Suchari, Suparman, dan Messa Haris.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi para wartawan yang telah berkontribusi dalam dunia jurnalistik. Selain berdoa, rombongan juga melakukan tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan mengenang jasa mereka.
Setelah berziarah ke makam para wartawan, rombongan melanjutkan perjalanan ke makam zuriat Nong Isa di Nongsa.
Nong Isa dikenal sebagai pemimpin pertama yang menerima surat kuasa dari Sultan Riau-Lingga untuk mengelola wilayah Nongsa, yang kemudian berkembang menjadi cikal bakal Kota Batam saat ini.
Ketua PWI Kepri, Andi Gino, menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki nilai refleksi yang mendalam bagi insan pers.
“Kami ingin mengingatkan kembali betapa pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pemimpin terdahulu, seperti Nong Isa. Selain itu, ziarah ini juga menjadi momen refleksi bagi insan pers untuk terus meneladani perjuangan dan dedikasi wartawan yang telah berpulang,” ujar Andi Gino, Sabtu, 22 Februari 2025.
Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendahulu, ziarah ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota PWI Kepri.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan ini membawa keberkahan menjelang Ramadhan dan semakin memperkuat solidaritas di kalangan wartawan.
PWI Kepri berharap melalui kegiatan ini, insan pers dapat terus menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan, baik dalam dunia jurnalistik maupun dalam kehidupan bermasyarakat. ***
















