BATAM – World Cleanup Day (WCD) 2025 segera digelar di Kepulauan Riau dengan menargetkan 10 titik aksi bersih-bersih lingkungan yang tersebar di Batam, Lingga, dan Natuna.
Gerakan peduli sampah global ini akan melibatkan ribuan relawan di Kepri, sebagai bagian dari aksi serentak dunia yang dilaksanakan di 191 negara.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan WCD 2025.
“Pemerintah Kepri sangat mendukung kegiatan yang memiliki nilai positif, terutama yang peduli terhadap lingkungan. Saya mendukung penuh kegiatan WCD tahun ini dan akan meminta dinas terkait untuk berkoordinasi menyukseskannya,” ujarnya usai menerima audiensi WCD Indonesia Kepulauan Riau di Graha Kepri, Kota Batam, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, Pemprov Kepri sendiri telah menggulirkan program bersih-bersih lingkungan rutin setiap Kamis bersama masyarakat dan aparatur pemerintah. Kegiatan itu sudah berjalan di Pulau Penyengat dan Kota Tanjungpinang, dan akan diperluas ke tujuh kabupaten/kota di Kepri.
Leader WCD Kepri, Winda Sari, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Ia berharap dukungan Pemprov Kepri semakin memperkuat gerakan tahunan yang telah dilaksanakan sejak 2014 di Kepri.
“Kegiatan World Cleanup Day tahun ini sudah mendapat 10 titik yang tersebar di Batam, Lingga, dan Natuna. Masih ada daerah lain yang segera dipastikan. Kami berharap dukungan penuh pemerintah agar sama-sama menjaga kebersihan dan keindahan alam Kepri tercinta,” ujarnya.
World Cleanup Day pertama kali dilaksanakan pada 2008 di Estonia dan kini menjadi gerakan global yang rutin digelar di seluruh dunia.
Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan komunitas, diharapkan WCD 2025 di Kepri mampu memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan, khususnya wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. ***
















