BATAM – Pembukaan KURMA 2026 makin semarak dengan kolaborasi strategis antara Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan yang ikut mewarnai rangkaian acara di One Batam Mall, Batam, Rabu (4/3/2026).
Kehadiran dua lembaga keuangan tersebut menegaskan bahwa KURMA 2026 bukan sekadar festival Ramadan biasa, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan literasi keuangan bagi masyarakat.
Sinergi ini sekaligus mendukung pengembangan UMKM serta mendorong transaksi non-tunai yang semakin masif di tengah masyarakat.
Dalam momentum pembukaan yang turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, kolaborasi lintas sektor ini memperlihatkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.
Partisipasi Bank Indonesia dan OJK menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya literasi keuangan, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi dan transaksi masyarakat.
Edukasi mengenai pengelolaan keuangan, penggunaan sistem pembayaran digital, hingga pemahaman produk jasa keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap sistem pembayaran digital dan penguatan akses pembiayaan yang aman dan terdaftar resmi.
KURMA 2026 menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi digital pelaku usaha.
Dengan dukungan BI dan OJK, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri memanfaatkan kanal pembayaran non-tunai serta memahami pentingnya perlindungan konsumen dalam setiap transaksi.
Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa penguatan ekonomi daerah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, regulator keuangan, serta pelaku usaha. ***
















