GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Wagub Nyanyang: Batam Bukti Industri dan Kehidupan Religius Bisa Berjalan Bersama

×

Wagub Nyanyang: Batam Bukti Industri dan Kehidupan Religius Bisa Berjalan Bersama

Sebarkan artikel ini
Wagub Nyanyang: Batam Bukti Industri dan Kehidupan Religius Bisa Berjalan Bersama
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : Fik)

BATAM – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyebut Kota Batam sebagai contoh nyata bahwa kemajuan industri dan pembangunan ekonomi dapat berjalan selaras dengan kehidupan masyarakat yang religius dan penuh toleransi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kepulauan Riau di Hotel Nagoya Hill, Kota Batam, Sabtu (7/3/2026).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut Nyanyang, Batam yang dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industri di Kepulauan Riau telah membuktikan bahwa modernisasi tidak harus menghilangkan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat.

“Batam telah membuktikan bahwa modernisasi industri dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan masyarakat yang religius dan penuh toleransi. Ini merupakan kekuatan besar bagi Kepri,” pungkasnya.

Ia menjelaskan bahwa harmoni sosial yang terjaga di tengah keberagaman masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah strategis seperti Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Menurutnya, keberagaman budaya dan latar belakang masyarakat di Kepri justru menjadi kekuatan yang mampu memperkuat persatuan dan stabilitas sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang juga menyampaikan bahwa Kepulauan Riau memiliki capaian membanggakan dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Pada tahun 2025, Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kepri tercatat mencapai 83,68 poin, yang menunjukkan tingginya tingkat toleransi antarumat beragama di daerah tersebut.

Capaian tersebut, menurut Nyanyang, merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan saling menghormati di tengah perbedaan.

“Momentum seperti ini harus kita jadikan sebagai sarana mempererat silaturahmi, saling mendukung, serta memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan tersebut, kita bisa bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh BPW KKSS Kepri itu juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyerahkan secara simbolis 100 paket sembako kepada para penerima manfaat yang terdiri dari janda dan fakir miskin dari berbagai kecamatan di Kota Batam.

“Salah satu bentuk nyata dari nilai kebaikan di bulan Ramadan adalah kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan berbagi sembako ini, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPW KKSS Provinsi Kepri, Ady Indra Prawennari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100