BATAM β Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Wagub Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, membeberkan sejumlah capaian pembangunan daerah, mulai dari penurunan angka pengangguran hingga penanganan stunting yang disebut masuk kategori terbaik di tingkat nasional dan Sumatera.
Hal itu disampaikan Nyanyang saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026β2031 di Ballroom Harris Hotel Batam Center, Kamis, 30 April 2026.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong berbagai program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Ia mengatakan Kepri berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka dan pengangguran ekstrem seiring meningkatnya pertumbuhan investasi di daerah.
Selain itu, penanganan stunting di Kepulauan Riau juga disebut menunjukkan hasil positif hingga masuk dalam kategori terbaik di tingkat nasional dan wilayah Sumatera.
βPemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang merata, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,β ujarnya.
Nyanyang menjelaskan bahwa indikator pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pendidikan dan kesehatan, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan masyarakat melalui kesempatan kerja dan pendapatan.
Ia menambahkan, Pemprov Kepri saat ini terus fokus menarik investasi guna membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
βKita ingin masyarakat Kepri menjadi bagian dari pelaku investasi, dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang kita miliki,β katanya.
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Batam, Bintan, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjungpinang kini menjadi pusat pertumbuhan investasi, khususnya di sektor industri dan kemaritiman.
Pemerintah Provinsi Kepri juga terus mendorong kemudahan perizinan melalui berbagai regulasi untuk menarik lebih banyak investor masuk ke daerah.
Dalam kesempatan itu, Nyanyang turut mengapresiasi peran perempuan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam mendukung pendidikan anak dan memperkuat ketahanan keluarga. ***














